Magic Johnson

FFSPORTZ.COM – Legenda NBA – Untuk beberapa pihak sudah mengetahui bahwa Magic Johnson telah menderita HIV/AIDS. Ketika ada salah satu temannya dirawat di rumah sakit akibat positif covid-19, Johnson angkat bicara. Mantan pebasket NBA tersebut menepis informasi yang beredar luas mengenai wabah tersebut. Sebelumnya diketahui bahwa sejumlah media massa menyebutkan bahwa warga kulit hitam di Amerika Serikat lebih riskan terjangkit covid-19 dan mengidap corona. Sebagai contohnya salah satu studi yang diterbitkan oleh Associated Press menunjukkan bahwa 42 % pasien covid-19 yang tewas di Amerika Serikat adalah etnis Afrika-Amerika.

Johnson menolak anggapan warga Afrika-Amerika rentan covid-19

Johnson yang merupakan legenda hidup klub LA Lakers merupakan salah satu tokoh yang berpengaruh di kancah basket NBA. Johnson sangat menyesalkan atas publikasi dari sejumlah media masa di Amerika Serikat yang mengatakan kalau warga Afrika -Amerika sangat rentan terhadap corona. Sehingga Johnson menolak anggapan tersebut. Menurutnya hal ini dapat berpotensi memojokkan dan meresahkan etnis tertentu dan sebaliknya etnis lain menjadi kurang waspada. Dia mengajak semua masyarakat untuk keluar dari anggapan ini. Legenda basket yang pernah membela LA Lakers tersebut menegaskan bahwa tidak yang berhak menghakimi atas apa yang terjadi yang disebabkan oleh wabah corona ini.

Diketahui bahwa pria yang kini berusia 60 tahun itu juga pernah berjuang melawan informasi kurang tepat atau bisa dibilang isu terkait penyakit HIV/AIDS. Sebelum dirinya dinyatakan positif terjangkit HIV/AIDS, sangat sedikit etnis kulit hitam di Amerika Serikat yang peduli dengan penyakit yang merusak system imun manusia tersebut. Kemudian, ada anggapan muncul kepermukaan bahwa sejumlah Etnis tertentu yang menganggap diri mereka lebih kebal dengan penularan HIV/AIDS. Maka hal ini serupa terjadi saat ini dengan virus corona baru.

Diluncurkan Program “NBA Together” guna cegah stigma keliru

Dengan adanya beragam anggapan keliru yang muncul mengenai corona di Amerika Serikat, maka NBA meluncurkan sebuah program. Program tersebut dinamakan NBA Together. Dalam program ini mencakup wawancara di instagram live dengan sejumlah pemain aktif dan mantan pemain NBA tentang covid-19. Dengan program ini, para pemain NBA mengajak semua warga untuk mengikuti protokol kesehatan pencegahan penularan corona.

Selain itu, dalam program ini, diketahui telah terkumpul sejumlah dana sekitar US $76 juta. Dana tersebut akan di gunakan untuk membantu korban pandemic corona. Selain itu, program ini juga mencakup kerja sama dengan sejumlah organisasi minoritas dan kulit hitam seperti NAACP, Liga Urban Nasional atau NUL dan organisasi nirlaba lainnya.  Menurut Kathy Behrens selaku Presiden NBA yang menangani program tanggung jawab social dan pemain, pihaknya punya cara untuk melawan kondisi ini selama pandemi corona. Maka dari itu pihaknya juga melibatkan Johnson untuk membantu pihaknya dalam menjangkau seluruh masyarakat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here