Yuko Sano

Atlet Voli Putri – Mantan pemain voli putri Jepang, Yuko Sano dianggap sebagai salah satu libero terbaik yang pernah ada dalam olahraga ini. Hal dikarenakan permainan defensif secara heroik Sano dimana telah mengamankan tempatnya di jajaran bola voli dan sebagai favorit para penggemar. Dia mampu mempertahankan posisinya dengan gigih dan menggabungkan berbagai karakteristik serta keterampilan libero yang baik.

Yuko Sano Jadi Libero Panutan Generasi Selanjutnya

Sano dikenal karena kemampuannya untuk mengeksploitasi permainan yang menguntungkan di sepanjang lini pertahanan. Dalam soal bertahan, ia mampu sangat terampil menunjukkan kemampuannya dan sangat cepat. Seolah – olah bahwa peran sebagai libero tersebut memang dibuat hanya untuknya. Sano mengawali karier volinya sebagai penyerang. Posisi libero pertama kali diperkenalkan pada Kejuaraan Dunia Bola Voli FIVB pada tahun 1998. Pada saat itu, posisi itu masih baru dan Sano harus menjadi pevoli yang menjadi contoh bagi generasi selanjutnya.

Dia secara pasti telah memantapkan dirinya pada posisi itu dan mendefinisikan pentingnya libero dalam bola voli modern. Bek yang ulet adalah bagian kunci dalam teka-teki Jepang saat mereka menapaki di kancah bola voli dunia. Hal itu dimulai ketika Jepang telah berhasil memenangkan medali perunggu di FIVB Volleyball Women’s World Championship 2010, Olimpiade London 2012 dan FIVB Volleyball World Grand Champions Cup 2013.

Berkarier di Luar Negeri Jadi Alasan Sano Kembangkan Permainan untuk Timnas

Perlu diketahui bahwa Sano juga sempat berkarier di luar negeri. Ia tercatat pernah memperkuat klub dari berbagai negara diantaranya Perancis, Turki, Azerbaijan dan Swiss. Berkat pengalaman bermain di luar negeri, ternyata membuat Sano mengembangkan permainannya untuk tim nasional Jepang. Dia mengaku kalau dirinya perlu meninggalkan Jepang untuk mendapat pengalaman bermain dengan klub terbaik dunia dan melawan pemain terbaik dunia.

Karirnya yang luar biasa ditutup pada 2014 di Grand Prix Dunia, dengan medali perak dan penghargaan tertinggi diberikan kepada pemain di posisinya. Sano tercatat telah memenangkan banyak penghargaan sebagai libero terbaik, dan sebagai best receiver dan best digger. Sano mungkin tidak menjadi berita utama sebagai libero, tetapi dia sangat dihormati oleh rekan-rekan sesama atlet. Sebagai pemain, ia memahami permainan dengan sangat baik selain itu ia juga mengakui bakat-bakat hebat dari lawannya. Sano hanya mengatakan hal – hal positif tentang karirnya dan memiliki pesan yang lebih baik untuk menginspirasi bagi libero selanjutnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here