Lebron James Tawarkan Turnamen NBA Mini Ketimbang Langsung Babak Play Off
jupiterlotto

FFSPORTZ.COM – Hingga pada hari ini NBA masih ditangguhkan sebab ancaman corona yang kina mengganas. Pihak NBA masih belum tahu kapan akan benar – benar kembali menggelar pertandingan, namun baru – baru ini ada isu terkait gelaran basket yang paling kondang di dunia. Isu tersebut yaitu termasuk mengentikan musim reguler dan langsung melanjutkan ke babak Play Off. Menanggapi hal tersebut pebasket andalan LA Lakers Lebron James menyatakan ketidak setujuannya terkait ide tersebut. Kali ini James benar – benar mengatakan dengan tegas kalau ide melanjutkan langsung ke babak Play off bukan pilihan yang ideal dan NBA tidak boleh melakukannya.

Lebron James menawarkan turnamen mini kepada NBA

Jika melihat beberapa hari sebelumnya, Lebron james merupakan pebasket yang aktif menolak apa yang telah menjadi serangkaian gagasan NBA, seperti halnya kemarin menolak gagasan dilanjutkannya turnamen NBA dengan tanpa dihadiri penonton. Kali pun ide dari NBA juga di tolak pebasket yang dikenal dekat dengan Almarhum Kobe Bryant tersebut. Alasan penolakannya adalah dengan langsung menuju ke babak Play off maka akan mendiskreditkan 60 pertandingan lebih dimana telah diperjuangkan para pebasket demi memperebutkan posisi Play Off. Klub – klub yang berusaha masuk ke babak play off akan  berjuang lebih keras dan hal tersebut justru yang membuat persaingan NBA menjadi lebih menarik.

Menurut James, bahwa dari pada langsung ke babak Play off, Lebron James menawarkan turnamen mini kepada NBA, hal ini menurutnya lebih tepat. Dengan diadakan turnamen NBA mini, klub – klub peringkat 8 hingga 11 bertanding satu sama lain untuk memperebutkan tempat ke babak play off. Sementara itu, untuk klub yang berada pada posisi 1 hingga 7 akan bertanding dengan klub – klub papan bawah sebagai pemanasan.

NBA masih membutuhkan waktu minimal satu bulan untuk pengawasan situasi

Diketahui bahwa NBA sendiri sudah menunda turnamen mereka sejak rabu, 11 maret 2020 waktu Amerika Serikat. Pihak memutuskan untuk memilih langkah tersebut sebab salah satu pemain NBA dari klub Utah Jazz, Rudy Gobert dinyatakan positif covid-19. Bahkan pada 27 Maret, jumlah pemain naik menjadi 10 orang, akan tetapi satu pemain sudah dinyatakan sudah sembuh. Kemudian Sembilan lainnya masih dilakukan pengawasan dan pihak NBA belum memberi kabar lagi. Menurut Komisioner NBA, Adam Silver sempat mengatakan bahwa NBA masih membutuhkan waktu setidaknya sebulan untuk mengawasi perkembangan situasi akibat wabah corona. Sementara pihak CDC merekomendasikan agar seluruh kegiatan yang melibatkan banyak orang untuk sementara ditunda sampai dua bulan.

Covid-19 juga belum mereda, sehingga dengan situasi terkini di Amerika Serikat seperti ini, NBA semakin tidak jelas arahnya dan Sementara dari pihak NBA belum memberi kabar lagi. Buruknya,  bahkan kabarnya di Amerika Serikat kini menjadi negara paling banyak terjangkit virus corona. Covid-19 semakin mengganas di Amerika Serikat, tercatat ada sekitar 645.619 kasus dimana rinciannya ada 29.973 orang telah meninggal dunia dan 139.552 dinyatakan sembuh.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here