Kyrgios

FFSPORTZ.COMNicholas Kyrgios – Seiring dengan dirilisnya jadwal penyelenggaraan turnamen tenis US Open 2020, ternyata masih banyak ganjalan yang muncul. Seperti yang diketahui bersama bahwa ada sejumlah petenis dunia yang pro da kontra terhadap digelarnya salah satu Grand Slam tersebut. Para petenis yang kontra dengan digelarnya US Open sejauh ini diantaranya Novak Djokovic, Ash Barty, Rafael Nadal dan Simona Halep. Kemudian, adapun yang pro kemarin adalah petenis putri tuan rumah, Serena Williams. Baru – baru ini nampak ada tambahan bagi petenis yang kurang setuju dengan digelarnya US Open 2020, dia adalah Nicholas Kyrgios atau kerap dipanggil Nick Kyrgios. Bagaimana reaksi Kyrgios terhadap US Open 2020 kali ini? Berikut informasi selengkapnya.

Nicholas Kyrgios nilai digelarnya US Open 2020 sebagai langkah gegabah

Petenis peringkat 40 ATP, Nick Kyrgios menilai bahwa keputusan United States Tenis Association (USTA) untuk tetap menggelar US Open 2020 merupakan langkah yang gegabah. Di masa pandemi virus corona ini, Jadwal US Open 2020 diketahui belum ada perubahan yakni tetap digelar pada tanggal 31 Agustus – 13 September 2020.   Menurut laporan dari berbagai media, pada hari Senin waktu setempat kemarin, pihak USTA telah menginformasi akan tetap menyelenggarakan US Open 2020 sesuai jadwal, namun tanpa dihadiri penonton. Lalu, untuk tempat digelarnya turnamen adalah New York.

Sebagai tempat yang akan digunakan untuk melangsungkan turnamen, pemerintah kota New York terus melaporkan ratusan kasus baru positif Covid-19 setiap harinya. Selain beberapa petenis dunia,  Kyrgios yang juga menyuarakan tentang kekhawatirannya untuk tampil dalam sebuah turnamen di bawah protokol kesehatan yang sangat ketat untuk menjamin keselamatan para atlet. Saat ini, diketahui bahwa Kyrgios masih berada di Australia sebab masih menghadapi kondisi karantina dan lockdown sejak ditundanya seluruh turnamen ATP Tour.

Kyrgios kritik ATP karena mendesak US Open 2020 digelar sesuai jadwal

Seperti yang disinggung sedikit, Kyrgios mengatakan bahwa para penyelenggara atau pihak – pihak yang berada di balik diselenggaranya US Open telah mengambil langkah yang tidak berhati – hati. Kyrgios harus berkemas menyiapkan kebutuhan bertandingnya saat keberangkatannya nanti dan harus siap untuk jalani karantina selama 2 minggu saat kembali. Selain menyinggung USTA, nampaknya Kyrgios tidak berhenti disitu saja. Dia juga mengkritik pihak ATP Tour dimana menurutnya sebagai salah satu pihak yang mendesak agar US Open 2020 dilaksanakan sesuai jadwal semula.

Kyrgios menilai bahwa saat ini bukan waktu yang tepat untuk menyelenggarakan US Open sebab situasinya belum kondusif mengingat kasus Covid-19 masih belum menunjukkan adanya penurunan. Belum lagi dengan adanya gelombang demonstran yang turun ke jalan terkait isu rasisme yang mengakibatkan terbunuhnya satu warga kulit hitam, George Floyd. Petenis berusia 25 tahun ini juga sempat menanyakan pendapat Rafael Nadal, Novak Djokovic dan Roger Federer mengenai penyelenggaraan US Open tetap harus dilanjutkan di tengah situasi pandemi seperti ini di akun twitter pribadinya. Namun, hingga saat ini cuitan Kyrgios masih belum ada tanggapan dari ketiganya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here