PSG

FFSPORTZ.COMLigue 1 Perancis – Ada kabar yang mengejutkan buat anda fans dari Liga Perancis. Setelah Asosiasi Sepak bola Profesional Perancis (LFP) mengadakan rapat dengan seluruh klub peserta Ligue 1 dan Ligue 2 akhirnya di ambil keputusan yang cukup menghebohkan jagad sepak bola dunia, khususnya Perancis. Penyelenggara Liga Perancis akhirnya memutuskan untuk menutup gelaran mereka. Kemudian, Liga Perancis memutuskan Paris Saint-Germain sebagai juara musim ini di kompetisi Ligue 1, sementara itu Lorient dipastikan promosi musim depan atau karena menjadi juara di Ligue 2.  Gelar juara 2020 ini merupakan gelar liga ketiga secara beruntun yang diarih oleh PSG sejak 2018 lalu.

Kompetisi Ligue Perancis resmi dihentikan Pemerintah Perancis

Pemerintah Perancis baru saja menghentikan kompetisi Liga Prancis. Pemerintah Perancis secara resmi melarang kegiatan yang mengundang keramaian sampai 1 September. Sebagaimana diketahui bersama bahwa Ligue 1 masih ingin melanjutkan kompetisi setelah Covid-19 mereda atau masa penangguhan dicabut. Kemudian pada saat ditangguhkan Klub yang dibela Mbappe dan kawan – kawan itu berada di puncak klasemen dengan memiliki 12 poin lebih unggul dari pada klub Marseille dengan 10 laga tersisa dan menyimpan satu laga.  Lalu klub Marseille sebagai runner up yang secara otomatis lolos ke Liga Champions sementara Rennes di peringkat ketiga dimana akan mengikuti play off.

Lalu bagaimana dengan Ligue 2 Perancis? Setelah sedikit disinggung diatas, bahwa pemenang Ligue 2 Perancis adalah Lorient. Kemudian di posisi runner up Ligue 2 ada klub Lens. Sementara itu, posisi dua peringkat paling bawah Ligue 1 ditempati Touluse dan Amiens yang secara otomatis terdegradasi digantikan pemenang Ligue 2 yaitu Lorient dan Lens. Kemudian, tidak ada babak play off promosi degradasi antara tim peringkat ke-18 dan peringkat ketiga Ligue 2 kali ini.

Pelatih Marseille luapkan kegembiraan usai jadi runner up Ligue 1

Telah dibahas sedikit sebelumnya diatas kalau yang menjadi runner up Ligue 1 Perancis adalah Marseille. Sang pelatih Marseille, Villas-Boas nampaknya sangat bergembira dengan keputusan ini. Dengan berada di posisi runner Liga Perancis Villas-Boas sangat bergembira dimana skuatnya telah meraih pencapaian yang luar biasa. Sang pelatih itu benar – benar meluapkan rasa kegembiraannya, dia mengatakan kalau ini adalah momen yang sangat luar biasa. Tak lupa juga, Villas-Boas juga mengunggah momen tersebut dan juga menyampaikan bahwa Villas mendedikasikan pencapaian tersebut kepada mantan Presiden Marseille, Pape Diouf.  Pape Diouf telah meninggal dunia diakibatkan terinfeksi virus corona pada awal April lalu.

Nama pelatih Villas-Boas telah mencuri perhatian penikmat sepak bola ketika menjabat sebagai pelatih termuda FC Porto. Kemudian dia semakin dikenal ketika ditunjuk sebagai manajer dari Chelsea pada 2011. Akan tetapi dia tidak mampu membawa The Blues raih presatsi sehingga dia dipecat. Sebelum diangkat sebagai pelatih Marseille pada Mei 2019 lalu untuk menggantikan posisi Rudi Garcia, Villas-Boas lalu berpindah – pindah klub dari Tottenham Hotspur, Zenit St Petersburg hingga Shanghai SIPG. Bersama Marseille, Villas-Boas memiliki catatan 33 pertandingan, 18 kemenangan, sembilan kali imbang dan enam kali kalah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here