Marcus Dan Kevin Di Bulu Tangkis

FFSPORTZ.COMBulutangkis Indonesia – Tidak hanya para fans yang nampaknya sedih melihat duet fenomenal ganda putra Indonesia Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo di ajang bergengsi bulu tangkis All England 2020 kemarin. Sang duo itu nampaknya juga tak kalah sedih. Namun ini hanya sebuah game atau permainan kalah menang merupakan hal yang biasa. Tapi ngomong – ngomong, para pecinta bulu tangkis sebenarnya tahu tidak kapan Marcus/Kevin mulai bertemu atau kapan mereka mulai dipasangkan. Ada kabar mengenai pebulu tangkis Marcus Fernaldi Gideon yang buka-bukaan soal awal pertemuan dirinya dengan Kevin Sanjaya hingga akhirnya bisa saling memahami satu dengan yang lain hingga menjelma menjadi ganda putra nomor satu dunia.

Cerita singkat Marcus Gideon terjun di olahraga Bulu tangkis

Marcus Fernaldi Gideon lahir di Jakarta pada 9 Maret 1991. Pada awal masuk Timnas dipasangkan dengan Markis Kido di ganda putra dan untuk ganda campuran, dia dipasangkan dengan Rizki Amelia Pradipta. Marcus kecil sudah mencintai olahraga bulu tangkis bahkan di saat masih belia sudah masuk Pelatnas Cipayung dan kemampuannya terus berkembang. Namun pebulu tangkis 29 tahun itu dulu sempat keluar dari Pelatnas tepatnya pada 2013. Usut punya usut, waktu itu PBSI tidak mencantumkan nama Marcus untuk mengikuti All England. PBSI telah mengirimkan pasangan lain dimana secara peringkat masih di bawah Marcus.

Lama berselang, Marcus kembali ke Pelatnas Cipayung yaitu pada 2014. PBSI tidak bisa membiarkan pebulu tangkis sekelas Marcus untuk tidak masuk dalam Pelatnas setelah melihat prestasinya di luar Pelatnas yang luar biasa. Setelah dipanggil kembali ke Pelatnas, yang sebelumnya berpasangan denga Markis Kido, kemudian Marcus dipasangkan dengan Kevin Sanjaya Sukamuljo yang saat itu belum ada pasangannya. Marcus dan Kevin dipasangkan pada tahun 2015,  walhasil kini mereka menjadi pasangan ganda putra Indonesia top dunia.

Sejarah pertemuan Marcus dan Kevin di Pelatnas

Sedikit disinggung diatas mengenai awal mula pertemuan Marcus dengan Kevin di Pelatnas dari sudut Marcus.  Lalu bagaimana dengan sudut Kevin? Jika sebelumnya Marcus dipasangkan dengan Markis Kido, untuk Kevin sebelumnya dipasangkan dengan Selvanus Geh. Namun karena Selvanus Geh alami sakit yang parah yaitu sakit paru – paru terpaksa nama Selvanus Geh dicoret dari Pelatnas demi kebaikannya. Hal inilah yang menyebabkan Kevin kehilangan pasangan duetnya di Pelatnas. Seperti layaknya pasangan baru lainnya, Marcus/Kevin mengakui jika perjalanan di Pelatnas tidak mudah. Namun setelah diskusi dan ngobrol banyak tentang bagaimana cara bermain masing – masing akhirnya mereka menemukan ritme permainan.

Gelar pertama yang diraih Marcu/Kevin di level Superseries/premier adalah Indian Open 2016 bahkan tercatat kalau mereka meraih gelar juara di Indian Open secara tiga kali beruntun. Sejak saat itu, nama Marcus/Kevin semakin menanjak dengan meraih berbagai gelar dari turnamen ke turnamen. Di penghujung 2017, Marcus/Kevin berhasil mencatatkan sejarah baru di ganda putra yaitu juara 7 turnamen dalam 1 tahun termasuk  menjuarai SS Final Dubai. Sedangkan untuk ditahun 2019 duet yang terkenal dengan sebutan The Minions itu meraih sejumlah gelar juara diantaranya  Malaysia Masters (Super 500), Indonesia Masters (Super 500), Indonesia Open (Super 1000), Japan Open (Super 750), Open (Super 1000) dan Denmark Open (Super 750).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here