Toni Breidinger
indoagen

Berita Balap Dunia – Nama Toni Breidinger menjadi sorotan karena penampilannya. Ia mencatatkan  prestasi sebagai pembalap wanita Arab pertama dalam catatan sejarah turnamen Nascar.

Dari situs resmi Nascar, Toni Breidinger merupakan wanita keturunan Amerika Serikat dan Arab pertama yang ikut berpartisipasi dalam kompetisi ini saat berlaga dalam Camping World Truck Series di musim ini. Wanita berumur 21 tahun tersebut sebelumnya tampil dalam Young’s Motorsports untuk mendapat kesempatan berlaga di beberapa ajang Nascar.

“Aku begitu bersyukur dengan peluang yang diberikan pada saya untuk tetap melangkah menjadiyang lebih baik dalam karier balap ini bersama Young’s Motorsports,” papar wanita asal Lebanon tersebut.

Toni Breidinger

Walau masih di kelas junior, Toni sudah membukukan beberapa prestasi. Dia sudah mendapatkan 19 kali kemenangan dalam United States Auto Club, sebuah catatan yang belum pernah dicatatkan pembalap wanita manapun. Wanita yang kini menetap di California tersebut juga masuk dalam daftar 10 besar di debutnya di Madison International di ARCA Menards, di tahun 2018 lalu.

Pada Sabtu ini, ia akan tampil dalam Lucas Oil 200 yang dilaksanakan di arena balap Daytona International Speedway, yang bertempat di Florida. Untuk Toni sendiri, dapat tampil di Daytona adalah mimpi yang sudah lama dia ingin wujudkan.

“Sejak lama saya ingin ikut sesi balapan di Daytona. Semua pembalap pasti ingin tampil dalam wilayah ini,” katanya.

Toni Breidinger mengungkapkan kecintaannya pada dunia balap saat masih kecil ketika pertama kali mengenal go-kart. “Ketika bermain go-kart, aku menyukainya. Aku begitu ingin mencoba dunia balap. Aku cinta pada kompetisi ini dan menyukai tantangannya,” papar Toni.

Sebagai pembalap wanita keturunan Arab yang pertama ikut dalam seri nasional Nascar menjadi pencapaian yang terbaik untuk kariernya. Sebelum ikut kompetisi ini, dia sudah tampil dalam beberapa ajang balapan seperti ARCA Menards, kompetisi truk pick-up NASCAR, Camping World Truck, hingga Lucas Oil 20 di Daytona International Speedway.

Toni Breidinger

“Saya jelas merasa terhormat dengan gelar ini dan jadi wanita yang pertama, namun saya tidak ingin menjadi yang terakhir. Saya ingin ini menjadi pembuka untuk calon pembalap wanita lainnya dari Arab,” ujar Breidinger.

Bredinger memaparkan jika balapan di Daytona Speedway menjadi bagian dari mimpi tiap pembalap. Baginya ini menjadi trek yang bersejarah. “Ini menjadi langkah yang tepat untuk balapan di Daytona 500,” papar Breidinger. Selain di Daytona 500, Breidinger sangat ingin bermain di seri Piala Nascar yang menjadi seri balapan level tertinggi.

“Saat menggunakan helm dan bersiap untuk balapan, ini bukan lagi mengenai soal balapan wanita. Saya seperti orang lain yang berupaya mencapai garis finis. Saya tidak ingin berhenti sampai disini, saya ingin mencapai prestasi lainnya dan mendukung wanita untuk mencapai harapannya sebagai pembalap, ” papar Tony Breidinger.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here