Ajang Bundesliga

FFSPORTZ.COMBundesliga – Bagi anda yang sudah tidak sabar untuk menantikan kembali gelaran sepakbola Jerman sebaiknya ditahan dulu. Bundesliga dan juga liga-liga top Eropa lainnya masih harus ditangguhkan sementara karena wabah Covid-19. Jerman sendiri adalah negara kelima dengan jumlah penderita terbanyak yaitu positif corona ada 138.497 orang, dan  4.193 di antaranya sudah meninggal dunia. Memang, ada kabar yang mengatakan kalau dalam waktu dekat gelaran sepakbola Bundesliga akan di gelar kembali. Namun rencana tersebut mendapat sambutan yang kurang bagus terutama Ultras Jerman. Mereka mengatakan kalau hal itu menghina upaya pemberantasan wabah mematikan Covid-19. Siapakah Ultras itu? Bagi anda pecinta sepakbola Eropa tentu tidak asing dengan istilah Ultras, namun jika belum tahu maka sebaiknya simak informasi berikut.

Kelompok Supporter sepakbola bergaya Ultras

Istilah Ultras pertama kali muncul dan tumbuh di Italia pada tahun 1960-an, selain itu kemudian juga ada kelompok Ultras di Inggris. Kalau untuk Ultras di Jerman baru muncul  sekitar tahun 1990-an yang kini tumbuh di kota Freiburg. Kelompok Ultras di Jerman adalah sekelompok supporter sepakbola yang bergaya Ultras. Diketahui bahwa kelompok Ultras pertama kali di Jerman adalah Fortuna Eagles di Cologne pada tahun 1986 dan Ultras Lev pada tahun 1989. Pada waktu itu mereka mendukung klub Jerman Bayer Leverkusen. Kemudian lama kelamaan pertumbuhan kelompok ini semakin bertambah dengan pesat di Jerman.

Ada sumber yang mengatakan kalau sudah ada sekitar 51 kelompok di tiga divisi Liga utama Bundesliga dengan jumlah anggota aktif 5 ribu orang. Jumlah itu masih belum seberapa, mengingat sebagina besar anggota Ultras tidak mengumbar identitas mereka ke publik. Berbeda dengan kelompok Ultras di Italia dan Inggris, kelompok Ultras di Jerman tidak mau berhubungan dengan partai politik tertentu. Bahkan bisa dibilang kalau mereka Apolitis. Satu – satunya hal yang sangat mereka junjung adalah sepakbola dan seberapa aktif mereka didalam kelompok Ultras itu sendiri.

Bundesliga akan gelar pertandingan secara tertutup

Saat ini negara Jerman sedang memberlakukan Lockdown demi menekan penyebaran wabah corona dinegara tersebut. Akan tetapi, seiring mulai menurunnya angka penyebaran virus, Kanselir Jerman, Angela Merkel bakal mencabut aturan itu pelan –pelan. Diketahui bahwa Lockdown akan dicabut mulai Senin, 20 April 2020 sehingga toko – toko mulai bisa buka dan sekolah bisa aktif lagi per 4 Mei. Namun untuk event atau acara besar seperti Konser dan Sepakbola masih agak lama yaitu pada 31 Agustus. Kendati demikian, Bundesliga akan mencoba menyrahkan proposal agar diberi izin menggelar kompetisi lagi namun dengan stadion tertutup. Mengingat bahwa satu satu cara agar perekonomian klub bisa berjalan adalah dengan menjalankan turnamen terutama dari hak siar.

Dengan opsi menggelar pertandingan secara tertutup, Bundesliga bisa menjadi hiburan masyarakat di tengah pandemi corona. Namun disisi lain keputusan tersebut dianggap terlalu cepat dan bisa berakibat fatal sebab ada kontak antar pemain. Vaksin atau obat dari corona belum ditemukan, dan masih mungkin menular kepada orang yang sebelumnya sempat positif Covid-19. Gabungan kelompok Ultras mengatakan kalau karantina sepakbola, kemudian menggelar pertandingan secara tertutup bukan sebuah solusi dan ini adalah sebuah hinaan kepada masyarakat. Kemudian, pihak Bundesliga Fusball League (DFL) dan klub – klub akan membahas kelanjutan kompetisi pada 24 April.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here