Juve Menang
jupiterlotto

FFSPORTZ.COM – Setelah rivalnya, Inter Milan menahan imbang Atlanta, Juventus langsung melaju ke puncak klasemen Serie A dengan membekuk AS Roma 2-1 di Stadion Olimpico. Dengan kemenangan tersebut, membuat Juventus menjadi pemuncak klasemen liga Italia dengan menggeser Inter Milan. Selain itu si Nyonya Tua juga meraih status sebagai Winter Scudetto atau juara musim dingin di Liga Italia. Dengan menjalani laga selama 19 pekan, Juventus mengantongi 48 poin unggul dua poin dari Inter Milan. Posisi kedua klasemen ditempati Lazio dengan koleksi 42 poin dalam 18 laga.

Juventus langganan raih gelar juara Scudetto musim dingin

Pada umumnya gelar winter Scudetto kerap dijadikan prediksi sebagai ramalan juara di Akhir musim Liga Italia. Tercatat bahwa selama satu dekade terakhir, Klub Juventus selalu meraih juara Liga Italia jika di musim yang sama mereka meraih Juara musim dingin. Juve menang selama enam musim yaitu selama 2011 hingga 2019. Meskipun begitu, juara musim dingin memang tidak selalu meraih Scudetto pada akhir musim itu. Berbeda dengan Juventus, selama satu dekade ini pengalaman buruk Napoli yaitu pada musim 2015-2016 dan 2017 – 2018. Napoli nyaris meraih gelar Juara musim dingin namun selalu direbut oleh Juventus.

Diketahui bahwa klub yang sekarang di bela Cristiano ronaldo tersebut, merupakan penguasa liga Italia selama 8 musim terakhir secara beruntun.

Laga  Juventus vs AS Roma berjalan seru dan sengit

Saat laga awal di Olimpico, Juve memang sudah bermain apik, melalui tendangan Merih demiral di menit ke-3 Juve unggul dari sang tamu. Namun, tidak lama kemudian Merih di gantikan matthijs de Ligt karena cedera lutut. Gol Juventus bertambah akibat kecerobohan Jordan Veretout yang tidak sigap menerima bola dari kiper Pau Lopez di area penalti. Bola dari operan lopez direbut Paulo Dybala, veretout menarik baju sang striker Juve itu dan membuahkan Penalti. Cristiano Ronaldo mengeksekusi pinalti tersebut sehingga membuahkan satu gol lagi bagi Juventus di menit ke-10.

Leonardo Bonucci dan kawan – kawan memberikan apresiasi kepada supporter karena dukungan mereka di Stadion Olimpico. Tim tamu hanya membalas satu gol lewat penalti Diego Perotti. Pelatih Roma, Paulo Fonseca menuturkan bahwa sulit mengahadapi Juventus, meski menghasilkan gol di babak kedua, namun sulit jika sudah tertinggal dua gol lebih dulu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here