Jannik Sinner
jupiterlotto

FFSPORTZ.COMJannik Sinner – Sebelumnya diketahui bahwa ajang tenis paling tua di dunia, Wimbledon telah dihentikan. Meskipun begitu, para atlet yang sudah masuk daftar bertanding akan tetap mendapatkan hadiah sesuai dengan yang sudah ditentukan pihak penyelenggara. Selain itu, ada sedikit informasi berkaitan ajang tenis yang dikenal masih ada hubungan dengan kerajaan Inggris tersebut. Petenis muda berkebangsaan Italia, Jannik Sinner ungkap pernyataan yang membuat jagad tenis heboh. Jannik buka – bukaan soal mimpinya untuk mengalahkan petenis peringkat 4 dunia saat ini, Roger Federer di lapangan utama Wimbledon.  Penasaran dengan pernyataan Jannik Sinner? Mari simak informasi selengkapnya.

Jannik Sinner disebut sebut bakal jadi petenis sukses di masa depan

Sebagai informasi saja, seorang Roger Federer merupakan petenis yang telah delapan kali menjuarai turnamen Wimbledon. Pada turnamen Wimbledon musim lalu, petenis berkebangsaan Swiss itu sudah begitu dekat dengan kemenangan di Wimbledon. Akan tetapi, ambisi kemenangannya pupus setelah Novak Djokovic mengamankan dua match point secara beruntun. Sementara itu, sang penantang Federer yang saat ini menempati peringkat 73 dunia, Jannik Sinner masih mengincar untuk mampu debut di Wimbledon sejak musim lalu. Namun, dirinya kehilangan kesempatan setelah kalah di babak pertama kualifikasi Grand Slam tertua itu.

Petenis kelahiran 16 Agustus 2001 itu mulai mencuri banyak perhatian dan banyak pihak percaya bahwa dirinya mempunyai potensi untuk memenangkan Grand Slam serta menjadi petenis yang sukses di masa depan. Jika berbicara mengenai pencapaian, Jannik tercatat telah memenangkan Next Gen ATP Finals di Bergamo pada Februari musim lalu. Dia menjadi petenis yang lahir di tahun 2001 yang berhasil mencapai ajang Challenger final.

Jannik Sinner bermimpi kalahkan Roger Federer

Jannik mengungkapkan bahwa meskipun usianya baru 18 tahun, akan tetapi dia senang bermain tenis. Semakin banyak dirinya bermain, maka semakin menyukainya. Targetnya adalah memenangkan US Open, namun memang yang menjadi mimpinya adalah mengalahkan Roger Federer di lapangan utama Wimbledon. Sebagaimana telah diketahui bersama bahwa Federer menjalani operasi lutut kedua pada musim ini dan pada musim ini dia fokuskan untuk sepenuhnya memulihkan kondisinya agar bisa turun di turnamen tenis pada musim depan.

Saat mengetahui bahwa Roger Federer tidak akan turun pada musim ini, Jannik berharap bahwa mantan petenis peringkat satu dunia itu bisa tampil di musim depan. Sekarang sang bintang tenis itu menginjak usia 39 tahun tepatnya pada bulan depan, harapan Jannik adalah dia bisa sepenuhnya pulih dari operasi dan bersaing di musim yang akan datang. Operasi lutut pertama Federer pada tahun 2016 lalu. Namun di musim berikutnya petenis yang tercatat sebagai petenis terkaya di dunia itu memenangkan Australia Open dan Wimbledon. Sementara untuk musim 2020 ini, Federer hanya melakoni satu turnamen yaitu Australia Open dan hanya sampai di semifinal.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here