Jamie Murray
jupiterlotto

FFSPORTZ.COMJamie Murray – Sebentar lagi salah satu turnamen tenis yang cukup bergengsi segera dimulai. Turnamen tersebut adalah US Open yang akan digelar di New York, Amerika Serikat. Setelah sejumlah petenis dunia membicarakan salah satu gelaran Grand Slam tersebut, kini giliran Jamie Murray yang angkat bicara. Saudara dari petenis Andy Murray itu mempertanyakan apakah US Open harus digelar dan dia sendiri telah menolak untuk berkomitmen dalam ajang tersebut. Apa yang membuat Jamie Murray Ragu untuk Pertahankan Gelar Grand Slam US Open 2020? Mari kita simak informasi selengkapnya.

Jamie Murray ragu pertahankan gelar di US Open 2020

Diketahui bahwa Murray bersama petenis Amerika Serikat. Bethanie  Mattek Sands merupakan juara bertahan US Open di sektor ganda campuran. Jamie Murray tidak yakin apakah dirinya akan pergi ke Amerika Serikat demi mempertahankan gelarnya. Dengar – dengar kekhawatiran utama Jamie Murray yaitu dia belum mengetahui apakah aturan karantina di Eropa terkait melakukan perjalanan ke Amerika Serikat dan Eropa. Menurut data dari Worldometers.info, per 8 Juli kemarin, Amerika Serikat masih mencatatkan angka tertinggi kasus positif corona. Tercatat korban terinfeksi virus Covid-19 ada 3.097.417 orang.

Petenis yang lahir pada 13 Februari 1986 tersebut mengaku sulit baginya untuk mengatakan apakah akan mempertahankan gelarnya di US Open kali ini. Banyak hal akan bergantung pada apa yang bisa dilakukan begitu menyelesaikan turnamen dan kembali ke Eropa. Jamie Murray memberikan perumpamaan, semisal jika dia mendapatkan pilihan untuk melakoni satu turnamen Masters 1000 dan satu Grand Slam atau dua turnamen Masters 1000 dan satu Grand Slam karena karantina, dia akan memilih untuk melakoni dua turnamen Masters 1000 dan satu Grand Slam.

Jamie Murray terganjal persoalan karantina

Jamie Murray menambahkan dalam penjelasannya, dia bisa membayangkan bagaimana pihak ATP akan sangat kesulitan untuk mendukung US Open tetap digelar jika para petenis harus melakukan karantina ketika kembali ke Eropa. Sementara itu, Jamie Murray juga mengatakan kalau  masih ada dua turnamen Masters 1000 dan Grand Slam lainnya. Pria 34 tahun itu yakin bahwa akan ada pembicaraan yang menarik dalam beberapa waktu ke depan.

Sebagai informasi saja, secara keseluruhan, Jamie Murray telah memenangkan tujuh gelar  Grand Slam. Dengan rincian diantaranya Wimbledon Championships (2007) di sektor ganda campuran bersama Jelena Janković. Kemudian Wimbledon Championships dan turnamen US Open (2017), bersama Martina Hingis. Selanjutnya turnamen US Open (2018, 2019) bersama Bethanie Mattek-Sands. Kemudian di sektor ganda putra di ajang  turnamen tenis Australia Open  dan US Open (2016) bersama Bruno Soares. Pemilik nama lengkap Jamie Robert Murray juga sempat memenangkan Davis Cup Champion.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here