Jakarta Pertamina Energi Proliga
jupiterlotto

FFSPORTZ.COM – Pada Jumat kemarin Jakarta Pertamina Energi (JPE) dan Gresik Petrokimia Puslatda KONI jawa Timur (GPJ) melakukan laga perdana seri ke-2 putaran I Proliga musim 2020. Pada seri ke-2 ini berlangsung di Kota Purwokerto tepatnya di Gelanggang Olahraga Satria. Pelatih tim putri Jakarta Pertamina Energi, Ziya Rajabov menjanjikan anak asuhnya akan tampil lebih baik dari seri I di Pekanbaru lalu. Kemenangan mereka sudah merupakan target pertama, mereka mengalahkan Jakarta PGN Popsivo Polwan (JPP) di Pekanbaru dengan skor 3-1. Kemudian untuk tim putra JPE, juga meraih hasil bagus di Pekanbaru dengan mengalahkan Jakarta BNI 46(BNI) dengan skor 3-2.

Jakarta Pertamina Energi sebagai tuan rumah Seri ke-2 Proliga

Bermain di kandang sendiri JPE baik putra dan putri berharap bisa menjadi juara. Diketahui bahwa JPE putri melawan GPJ Jumat lalu dan Bandung bjb hari ini. Sementara untuk JPE putra kemarin telah meladeni Palembang Bank SumselBabel (BSB) dan Jakarta Garuda (JGA) pada Minggu, 2 Februari 2020 hari ini. Menurut sang Manajer Tim Putra Jakarta Pertamina Energi (JPE) Sutrisno, alasan JPE memilih Purwokerto menjadi kandang mereka adalah untuk mengenalkan Purwokerto kepada para pecinta voli karena memiliki potensi pariwisata yang menarik.

Kapten tim JPE putra, Agung Seganti menuturkan bahwa dukungan supporter dapat menjadi energi tambahan para pemain JPE. Bermain di kandang sendiri pastinya proliga seri ke-2 ini akan semakin seru. Pada seri ke-2 ini masing – masing klub sudah mulai berbenah dan saling mempelajari teknik dan trik masing – masing.

11 tim baik putra dan putri mulai panaskan turnamen Proliga 2020

Hanny S. Surkatty selaku direktur Proliga menuturkan bahwa turnamen voli di Purwokerto akan berlangsung panas dan sengit. Sebagian besar tim sudah melakukan evaluasi dan skuat asing sudah mulai bisa bermain. Pihak penyelenggara Proliga membatasi jumlah pemain asing pada musim ini. Hanny mengatakan bahwa pemain asing harus memiliki kartu izin tinggal Terbatas (KITAS) yang dikeluarkan oleh pihak Imigrasi dan International Transfer Certificate (ITC) yang dikeluarkan oleh FIVB.

Jika pemain asing tidak memiliki KITAS dan ITC maka bisa dipastikan pemain asing tersebut tidak bisa bermain di Proliga kali ini. Total ada 11 tim Proliga 2020, baik tim putra dan putri dengan rincian Enam tim voli putra dan 5 tim voli putri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here