J.R. Smith
jupiterlotto

FFSPORTZ.COMJ.R. Smith – Beberapa hari lalu sempat dikabarkan bahwa sejumlah pemain basket dari 22 klub yang akan melanjutkan ke Orlando menyatakan mundur dengan alasan tertentu. Salah satu klub yang harus merelakan pemainnya mundur adalah Los Angeles Lakers. LA Lakers harus merelakan Avery Bradley untuk tak menjadi skuad di Orlando. Dengar – dengar alasan dibalik absennya Bradley karena masalah isu sosial di Amerika Serikat dan juga faktor keluarga. Kemudian, pihak Lakers merekrut J.R. Smith dan diperkenalkan secara resmi pada Senin, 6 Juli 2020 kemarin untuk gantikan posisi Bradley.

J.R. Smith beberkan kehidupannya selama absen dari NBA

Pemain yang akrab disapa dengan akronim JR itu adalah mantan rekan setim Lebron James pada 2016 lalu. Saat jumpa pers yang dilakukan secara virtual, Smith yang juga sudah langsung mengikuti latihan bersama Lakers di fasilitas latihan mereka menjawab beberapa pertanyaan. Pebasket yang lahir pada 9 September 1985 itu sudah cukup lama absen dari jagad basket. Sebagai informasi saja, terakhir kali dia berlaga di NBA yaitu pada 19 November 2018 kemarin. Setelah itu, dia memutuskan untuk menepi dari Cleveland Cavaliers dan akhirnya pihak klub melepasnya.

Saat mengawali jumpa pers tersebut, J.R. Smith mengaku bahwa dia sudah cukup lama menepi dari liga basket NBA dan kalau pada masa itu membuatnya cukup alami masa yang sulit. Smith mengatakan bahwa sepanjang dirinya dewasa, dia hanya tahu bermain basket dan saat hal itu tidak dilakukannya lagi, seolah  ada yang hilang dalam hidupnya. Kemudian, Smith merasa terguncang dalam jalani hari – harinya. Menurutnya, jika seseorang benar- benar tidak menghargai apa yang mereka punya, mereka akan terasa jika kehilangannya.

Smith mengaku depresi dalam waktu yang cukup lama

Pemilik nama lengkap Earl Joseph “J. R.” Smith III itu mengaku bahwa sekarang dirinya hanya fokus pada game yang akan dia hadapi.  Saat ditanya mengenai kemungkinan untuk bertahan di Lakers musim depan, pemain yang sempat bermain bersama Zhejiang Golden Bulls di liga basket Tiongkok itu menjawab tidak ingin memandang terlalu jauh. Untuk saat ini, Smith hanya ingin menikmati lagi momen – momen bertanding basket yang sudah hilang cukup lama darinya. Sementara itu, Smith juga mengungkapkan bahwa dia berpikir kalau waktunya di NBA telah habis.

Mantan pebasket Cleveland Cavaliers itu mengaku berada di masa depresi dalam waktu yang cukup lama. Dia kerap bermain video game dalam beberapa bulan lalu dan sempat tidak bisa melakukannya. Dia tidak bermain 2K lagi. Dia tidak ingin bermain basket, tidak ingin berlatih dan pokoknya tidak mau apapun yang berkaitan dengan basket.  Smith menegaskan kembali bahwa kehilangan sesuatu yang sudah seseorang lakukan dan cintai dalam waktu yang lama sungguh akan menyebabkan depresi. Namun, pada akhirnya Smith merasa beruntung sebab masih banyak yang mendukung untuk bangkit. Sebagai akhir jumpa pers kemarin, Smith mengatakan bahwa orangtuanya, terutama ayahnya selalu percaya bahwa dirinya masih bisa bersaing dan memberikan kemampuannya untuk tim NBA.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here