E-sport-min

ffsportz.com – Jeda 1 hari setelah turnamen Kejuaraan Dunia 2019 International e-Sports Federation (IeSF) berlangsung, penyelenggaraan kompetisi berjalan dengan tidak baik. Banyak pihak yang mengungkapkan adanya masalah yang terjadi disana sehingga, hal ini akhirnya dimunculkan oleh seorang pemain pro.

Itu dikeluarkan oleh seorang peserta dari cabang Dota 2 dengan nama Alexander ‘Nix‘ Levin, seorang pemain Rusia yang mengatakan tentang turnamen Kejuaraan Dunia IeSF 2019 adalah turnamen Dota 2 yang ingin ia dapatkan. Menurutnya, turnamen ini salah satu yang terburuk bahkan terburuk di tahun 2019. Apa yang menyebabkan ia akhirnya mengatakan hal itu?

Nix: IESF mengerikan

Nix mengatakan bahwa ia kesulitan dalam menemukan makanan dan minuman. Tidak ada staff yang membantunya sehingga, hal ini membuatnya menemukan masalah dan hal ini memang cukup sulit bagi dirinya.

Bukan itu saja, sang pemain juga melihat tidak ada orang yang menunjukkan jalan sehingga, banyak peserta yang kesulitan dalam menemukan tempat. Hal ini memang cukup sulit bagi para peserta terutama Nix yang juga merupakan peserta di turnamen tersebut.

Yang sulit adalah, tidak ada orang yang bisa banyak Bahasa. Tidak ada yang bisa Bahasa Inggris atau Rusia sehingga, banyak peserta yang kesulitan dalam berkomunikasi mengingat, ada banyak peserta yang datang dari banyak negara.

Dia juga kemudian berbicara tentang buruknya kualitas PC dan kafe komputer, dari mana mereka diaksa untuk terus bermain, meskipun fasilitas yang ada sangat buruk sehingga, masalah ini membuat setiap peserta yang ada merasa kesulitan dalam menyesuaikan diri mereka.

“Tidak mungkin bermain, tangan terasa sakit. Layar mengalami freeze dalam waktu yang cukup lama. Kami memiliki tiga pemain yang mengalami masalah computer crash. Saat Dota 2 hal itu terjadi, untuk memulai kembali, Anda harus menunggu 15 menit. Browser tidak berfungsi, tidak ada yang berfungsi.”

Kejuaraan Dunia IeSF 2019 hadir dengan 20 tim Dota 2 dari seluruh dunia yang bersaing di dalamnya. Turnamen ini memiliki total hadiah US $ 25.000 dan berlokasi di Seoul, Korea Selatan.

****

Situs berita e-sports dan olah raga lainnya hanya di ffsportz.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here