Herrera

FFSPORTZ.COMBerita Bola – Perseteruan dua klub raksasa yang berhasil masuk 16 besar Liga Champions kembali berkanjut. Masih ingat dengan selebrasi Haaland atas golnya ke gawang Paris Saint German kemarin? Saat jalani leg kedua dimana Borussia Dortmund harus mengakui keunggulan PSG. Dalam laga balas denadam tersebut, Neymar, Mbappe dan rekan – rekan melakukan selebrasi sebagai balasan kepada Dortmund. Salah satu pemain senior PSG, Ander Herrera turut berikan suara atas rekan – rekannya yang sempat membalas selebrasi Erling Haaland. Tak hanya berikan pendapat, pria yang kini 30 tahun itu juga membela apa yang dilakukan skuat PSG sebab Borussia Dortmund sudah melukai harga diri klub yang dibelanya.

Herrera menilai PSG tersinggung dengan selebrasi Haaland

Pemilik nama lengkap Ander Herrera Agüera yang lahir 14 Agustus 1989 adalah mantan pemain klub raksasa Inggris Manchester United. Dia turut membantu atas kemenangan PSG dalam laga leg kedua Liga Champions melawan Borussia Dortmund. Sebelumnya yaitu pada Leg I PSG kalah, namun pada leg kedua mereka menang dengan skor agregat 3-2 atas Dortmund. Pada laga antara PSG dan Dortmund ini ternyata menyisakan banyak cerita yang boleh dibilang mencoreng nilai sportifitas sepak bola Eropa khususnya Liga Champions. PSG dan Dortmund saling sindir dan terlihat bereseteru usai leg pertama. Herrera dan skuat PSG yang lain merasa tersinggung dengan apa yang sudah dilakukan Haaland saat berhasil menjebol gawang PSG. Sehingga, Haaland membawa Dortmund menang atas PSG 2-1 di leg pertama babak 16 besar Liga Champions pada Februari silam

Pada leg kedua laga antara PSG dan Dortmund yang seharusnya menjadi kemenangan yang membangakan bagi Les Parisiens, justru malah tuai banyak kritikan. Hal ini dikarenakan setelah mampu membalas kelahan di leg I, Skuat PSG beramai – ramai balas selebrasi Haaland dengan cara yang sama, yaitu selebrasi mirip orang meditasi di lapangan. Hal ini seolah – olah terlihat kalau skuat PSG beramai – ramai mengejek Erling Haaland. Dalam pernyataan Herrera mengenai hal tersebut, pesepak bola yang pernah meraih penghargaan pemain terbaik Manchesterd United pada 2017 itu menilai apa yang dilakukan PSG tidak salah. Sebab Dortmund yang memulai lebih dulu memancing emosi para pemain PSG.

Postingan Dortmund di Twitter buat PSG tersinggung

Diketahui bersama kalau PSG kalah dari Dortmund di leg I Liga Champions pada babak 16 besar. Setelah menang, ada cuitan di Twitter yang memang dirasa skuat PSG sebagai hinaan. Cuitan Dortmund di Twitter kurang lebih berbunyi seperti ini “ kami tidak membeli pemain superstar, melainkan kami menciptakannya”. Herrera dengan tegas mengatakan kalau tweet tersebut menyinggung perasaan pemain PSG. Menurut Herrera Tweet tersebut memicu mega bintang mereka, Neymar dan Kylian Mbappe serta skuat PSG kemudian menirukan selebrasi milik Haaland setelah mampu mengalahkan Dortmund.

Di leg kedua, PSG berhasil mengalahkan Dortmund dengan skor 2-0 dan sekaligus memastikan diri lolos ke perempatfinal. Neymar, pencetak gol pertama melakukan selebrasi dengan menirukan gaya Haaland, kemudian diikuti semua punggawa PSG. Herrera mengatakan kalau membuat jengkel Neymar dan Kylian Mbappe itu tidak bagus. Pada awalnya, PSG jengkel dengan unggahan Haaland yang berbunyi “Paris adalah kotaku, bukan kota kalian” yang sebenarnya hanya rekayasa, sebenarnya yang menjadi pemicu sebenarnya perseteruan PSG-Dortmund adalah dari pelatih muda Dortmund, Lars Ricken. Pelatih Dortmund itu mengatakan kalau Pemain Ousmane Dembele dan Pierre-Emerick Aubameyang bukanlah superstar ketika mereka bergabung ke Dortmund. Ini adalah strategi yang jelas dengan tidak membeli superstar namun menciptakan pemain superstar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here