Ganda jepang Hiroyuki Endo dan Yuta Watanabe

FFSPORTZ.COM – Jika teringat dengan All England 2020 kemarin, pasti hal yang terbersit adalah kemenangan ganda campuran Indonesia Praveen/Melati dan juga Kekalahan ganda putra perkasa Indonesia Marcus/Kevin. Namun kali ini akan di bahas mengenai di balik kekalahan pasangan ganda The Monions, siapa lawan ganda peringkat satu dunia tersebut? Jawabnya adalah pasangan ganda putra Jepang Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe. Ganda unggulan kelima asal Jepang tersebut mampu menakhlukan Marcus/Kevin di partai final ganda putra All England 2020 yang di gelar di Birmingham Arena, Birmingham, Inggris.

Profil singkat ganda putra Jepang Hiroyuki Endo / Yuta Watanabe

Pertama ada pebulutangkis Hiroyuki Endo, Pebulutangkis ini lahir pada 16 Desember 1986. Pebulutangkis Jepang tersebut berkompetisi di Olimpiade musim panas 2016, di Rio de Janeiro, Brasil. Tercatat bahwa pada tahun 2009  bergabung dengan tim bulutangkis Unisys. Kedua ada pebulutangkis muda Jepang, Yuta Watanabe. Yuta lahir pada lahir 13 Juni 1997. Yuta juga adalah anggota tim Nihon Unisys dan perwakilan tim nasional A. untuk prestasi Yuta telah mengumpulkan tiga medali perunggu di kejuaraan junior dunia dan empat perunggu di kejuaraan junior Asia. Sebelumnya Yuta terpilih bergabung dengan tim campuran jepang di Piala Sudirman 2017 di Gold Coast, Australia.

Yuta memenangkan medali emas dalam kualifikasi ke Gold Coast di Kejuaraan tim Campuran Asia 2017 di kota ho Chi Minh, Vietnam sampai di babak semifinal kemudian meraih medali perunggu.  Pebultangkis 23 tahun yang dikenal kidal tersebut memenangkan turnamen super 1000 perdana di All England Open 2018 di sektor ganda campuran yang berpasangan dengan Arisa Higashino.

Endo/Watanabe kalahkan Marcus/Kevin di All England 2020

Pada laga babak final All England 2020 kemarin Kevin/Marcus harus kalah dengan pebulutangkis Jepang Endo/Watanabe dengan pertandingan tiga game dengan skor 21-18, 12-21, 21-19. Layaknya pertarungan sebelum – sebelumnya ganda Jepang ini mampu membuat The Minions kewalahan. The Minions dikenal pecinta bulutangkis memiliki agresivitas tinggi namun sulit menembus pertahanan Endo/Watanabe. Ganda Jepang memiliki teknik bertahan yang bagus sehingga tak hayal membuat The Minions semakin frustasi. Sehingga tak salah bahwa ganda Jepang tersebut menjadi momok menakutkan bagi Marcus/Kevin. Jika melihat jumlah pertemuan Endo/Watanabe dan Marcus/Kevin ternyata ada delapan kali, Endo/Watanabe menang 6 kali dan dua kali kalah. Mereka kalah di Perancis Terbuka 2018 dan Hong Kong Terbuka 2018.

Sebelum mengalahkan Marcus/Kevin di partai final All England 2020, Endo/Watanabe juga mengalahkan Ahsan/Hendra di partai perempat final. Hal ini juga menjadi catatan tersendiri bagi perbulutangkisan Indonesia terutama pada sektor ganda putra. Hal ini karena ganda putra Ahsan/Hendra adalah ganda putra bulutangkis yang mampu mengalahkan ganda Jepang Endo/Watanabe. Pada gelaran All England 2020 ini merupakan turnamen yang tak terlupakan bagi Endo/Watanabe sebab sangat special bagi mereka. Gelar juara di sektor ganda putra ini adalah gelar perdana mereka.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here