Piala Davis
jupiterlotto

FFSPORTZ.COMPiala Davis 2020 – Kabar menyedihkan datang menghampiri jagad tenis dunia lagi. Disaat turnamen tenis skala kecil ekshibisi tengah bermunculan, Final Piala Davis 2020 ditunda dan harus diundur tahun 2021 mendatang. Menurut jadwalnya, Piala Davis 2020 kali ini akan diselenggarakan di Madrid, Spanyol. Sebab diundurnya Piala Davis 2020 akibat dari tidak lain dan tidak bukan karena pandemi virus covid-19 yang mewabah di seluruh dunia. Kemudian, untuk final turnamen tenis bergengsi tersebut akan dijadwalkan pada November 2021 mendatang oleh ITF.

Final Piala Davis 2020 harus diundur tahun depan

Ditundanya gelaran Final Piala Davis 2020 kali ini didukung dari pernyataan pemilik perusahaan tenis Kosmos bersama ITF pada Sabtu, 27 Juni 2020 kemarin. Sang pemilik dan sekaligus pesepak bola klub Barcelona, Gerard Pique menyayangkan atas diundurnya gelaran final Piala Davis pada tahun ini. Kemudian, Pique juga mengatakan bahwa pihaknya tidak tahu seperti apa kondisi di negara – negara lainnya nanti atau apakah akan ada pelonggaran aturan di Spanyol. Oleh sebab itu, pihaknya memprediksi situasi di Madrid mungkin sudah membaik pada November tahun depan.

Harap untuk diketahui bahwa perusahaan tenis milik Pique, Kosmos telah bekerja sama dengan ITF untuk menyelenggarakan Piala Davis kali ini. Selain Piala Davis, ITF juga menyatakan bahwa final Fed Cup yang seharusnya digelar pada April 2020 di Budapest, Hungaria juga diundur ke April 2021 mendatang. Sangat disayangkan memang, final Piala Davis tidak bisa dilangsungkan pada tahun ini, namun demi kesehatan dan keselamatan manusia hal ini harus dilakukan.

Sekilas tentang gelaran tenis Piala Davis

Turnamen Piala Davis merupakan salah satu turnamen tenis yang mengkhususkan pada kompetisi tingkat internasional. Menurut sejarahnya, Turnamen Piala Davis ini dicetuskan pada tahun 1899 dan diresmikan berdiri pada 1900. Pada waktu itu, tim tenis dari Universitas Harvard yang beranggotakan empat orang ingin menantang tim tenis Britania Raya agar mengadakan kompetisi tenis internasional.  Kemudian, Federasi tenis Amerika Serikat setuju untuk mengadakan kompetisi ini, satu dari empat pemain yang bermain untuk Universitas Harvard yaitu  Dwight F. Davis yang seorang mahasiswa. Davis yang menggagas dan sekaligus merencanakan format turnamen akan digelar seperti apa.

Kini kompetisi ini dipegang oleh International Tennis Federation (ITF). Hampir sama dengan Piala Dunia dalam sepak bola, satu tim dipertemukan dengan tim lainnya untuk diperoleh tim juara. Jika Piala Davis terbagi dalam beberapa grup, Piala Dunia hanya sebagian grup kecil di babak final. Jumlah tim yang bertanding sebanyak 16 grup dari seluruh dunia. Hingga saat ini Piala Davis memberikan trofi yang yang terbuak dari perak. Untuk Juara Piala Davis 2019 lalu adalah Spanyol.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here