Final Liga Champions Kalau Mau Dilanjutkan Akan Memakai Format Baru

FFSPORTZ.COM – Sekarang giliran Liga Champions yang mengalami penundaan setelah Piala Eropa akibat mewabahnya virus corona yang semakin memburuk di Eropa. Asosiasi sepak bola Eropa atau UEFA akhirnya memutuskan untuk menunda final liga Champions dan kompetisi antar klub lainnya musim ini seperti halnya Liga Europa dan liga Champions putri.  Melihat situasi di Eropa yang tak kunjung membaik, maka UEFA mau tidak mau harus mengambil resiko dan menunda final – final laga tersebut. Pada keterangan resminya, pihak EUFA belum menyatakan ada perubahan jadwal terbaru. Selain itu, UEFA juga belum memberitahukan mengenai format kompetisi Liga Champions ataupun Liga Europa yang akan diterapkan dalam situasi darurat ini. Sejauh yang diketahui bahwa Liga Champions baru memasuki babak 16 besar.

Format kompetisi Liga Champions akan dipangkas demi lajutkan turnamen

Diketahui bahwa Final Liga Champions musim ini akan digelar di Stadion Ataturk Olympic di Istanbul, Turki sedangkan untuk Final Laga Eropa dijadwalkan pada 27 Mei 2020 di Stadion energa Gdansk, Polandia. Sedangkan untuk final Liga Champions putri seharusnya juga berlangsung Mei mendatang. kemudian untuk klub yang sudah lolos ke babak perempat final yaitu Paris Saint-Germain, RB Leipzig, Atalanta dan Atletico Madrid. Untuk laga lain masih menjalani satu leg pertama dan harus menjalani leg kedua yaitu Real Madrid-Manchester City, Chelsea-Bayern Muenchen, Lyon-Juventus, dan Napoli-Barcelona.

Beberapa media Eropa melaporkan bahwa format kompetisi liga Champions akan dilakukan pemangkasan jika terpaksa untuk dilanjutkan. Sejak babak perempat final, format dua laga akan menjadi satu laga. Lalu untuk babak semifinal semua laga akan berlangsung di Istanbul hingga selesai.

Menunda kompetisi berarti juga Menunda momentum klub

Imbas penundaan turnamen berimbas terutama bagi klub. Sebagian klub jika menunda kompetisi berarti juga menunda momentum yang mereka miliki. Diantara klub tersebut yaitu Atletico, Madrid, Atalanta dan RB Leipzig sedang dalam kondisi yang prima. Sebagai contohnya Atletico Madrid berhasil mengalahkan juara bertahan Liverpool pada babak 16 besar. Kemudain atalanta juga mencatat sejarah baru dengan menyingkirkan Valencia. Dan RB Leipzig menjadi kuda hitamyang berhasil mengalahkan Finalis Tottenham Hotspur.

Menurut pelatih Diego Simeone, dia merasa gembira karena Skuat Atletico Madrid menjadi salah satu delapan tim terbaik Eropa. Namun, untuk Atalanta melalui Gelandangnya Alejandro Gomez mengakui kalau meski timnya mencatat sejarah, akan tetapi laga Atalanta versus Valencia sebagai salah satu pemicu menyebarnya virus Corona di Italia. Tercatat ada sekitar 4.000 pendukung Atalanta dari Bergamo datang untuk menyaksikan laga di stadion, San Siro di Milan, Italia. Kini warga Itali tak banyak melakukan hal selain berdiam diri di rumah hingga wabah ini berakhir.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here