Fakta Malaysia Masters

FFSPORTZ.COM – Setelah Malaysia, sekarang Gelaran BWF World Tour 2020 tengah mengahampiri Indonesia. Gelaran Indonesia Masters 2020 sudah bergulir sejak Selasa, 14 Januari 2020 di Istora Senayan Jakarta. Diharap dengan bertanding di depan publik sendiri, pebulutangkis Indonesia bisa memaksimalkan performa mereka mengingat di Malaysia Masters kemarin kurang maksimal. Walhasil, setelah bergulir selama tiga hari, atlet bulutangkis tanah air nampaknya memberikan suguhan yang menarik. Diberitakan bahwa ajang yang digelar pertama di Indonesia tahun 2010 lalu ini menyimpan fakta menarik yang patut diulik selain itu masih ada beberapa fakta menarik tentang Indonesia Masters 2020 kali ini.

Indonesia naik Level, pebulutangkis tanah air mendominasi pertandingan

Ketika pertama digelar di Samarinda, status Indonesia master masih sebatas turnamen BWF Grand Prix hingga tahun 2016. Namun kala itu status Indonesia Master yang berlangsung di Samarinda masih sebatas turnamen BWF Grand Prix. Setelah vakum setahun, pada tahun 2018 turnamen Indonesia Masters naik level menjadi BWF Super 500, waktu itu digelar di Jakarta.

Sebenarnya selain gelaran Indonesia Masters yang berlevel Super 500, Indonesia masih punya gelaran bulutangkis yang berlevel BWF Super 100 atau biasa dikenal dengan Yuzu Indonesia masters yang akan digelar setiap akhir tahun.

Sudah sangat umum jika ada pertandingan bulutangkis yang digelar di berbagai negara, sang tuan rumah hampir bisa dipastikan akan mendominasi pertandingan. Begitu juga dengan gelaran Indonesia masters 2020 tahun ini. Pebulutangkis tanah air telah dominasi pertandingan di Indonesia Masters ini. Jika melihat sejarah turnamen BFW Super 500 kemarin, Atlet Indonesia telah menyumbangkan 22 gelar juara sejak 2010. Kemudian diikuti Tiongkok dengan mengemas 11 gelar, kemudian Korea Selatan, Thailand dan India sama – sama meraih dua gelar.

Atlet bulutangkis Indonesia Sulit Pertahankan Gelar juara di Indonesia Masters

Fakta menariknya, meskipun mendominasi para wakil Indonesia jarang sekali yang mampu mempertahankan gelar juara. Tercatat hanya Mohammad Ahsan/Bona Septano dan Kevin pada tahun 2010, sedangkan Sanjaya/Marcus Gideon di tahun 2018 dan 2019 yang mampu mempertahankan gelar.

Dengan dua gelar yang diraih Kevin Sanjaya/marcus Gideon, maka The Minions berpeluang untuk mencetak Hattrick untuk pertama kalinya di dunia dalam turnamen BWF Super 500 Indonesia Masters.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here