Kobe Bryant Dan Michael Jordan
jupiterlotto

FFSPORTZ.COM – Siapa yang tidak kenal Michael Jordan dan Kobe Bryant? Kedua nama besar itu telah mewarnai Liga basket Amerika NBA sepanjang masa. Meskipun keduanya berbeda era namun, mereka mampu membuat publik basket dunia terkagum – kagum. Diketahui ketika Michael Jordan menjelang masa pensiun, justru Kobe akan menapaki kariernya di basket NBA. Meskipun begitu keduanya pernah bertemu dalam suatu laga basket.

Laga Bulls vs Lakers adalah laga terakhir Bryant bertemu Jordan

Jauh pada 1 Februari 1998, klub Kobe waktu itu adalah Los Angeles Lakers sedangkan klub Jordan adalah Chicago Bulls bertemu di Staples Center, los Angeles. Diketahui bahwa Jordan saat itu berusia 35 tahun, sedangkan Bryant 20 tahun dan baru dua musim menjadi pebasket professional. Meskipun pada pertandingan tersebut kobe mampu mencetak poin lebih tinggi dari pada Kobe Bryant yaitu 31-20, namun klub Bryant mampu memenangkan pertandingan. Chicago bulls harus tunduk pada LA Lakers dengan skor akhir 112 -87.

Pada laga yang mempertemukan Lakers dan Bulls tersebut merupakan laga yang paling menjadi kenangan bagi Jordan, sebab itu adalah laga terakhir Jordan bersama bulls dan berhadapan dengan Bryant. Pada musim 1997/1998 merupakan musim terakhir Jordan bersama Bulls, sebab kemudian Jordan memutuskan untuk pensiun. Tercatat bahwa Jordan telah membawa Bulls juara enam kali. Setelah tiga tahun pensiun, Jordan sempat comeback, namun Dia membela Washinton Wizard.

Jordan dan Bryant pernah bertemu sebanyak delapan kali di NBA

Tercatat bahwa Jordan bertemu dengan Bryant sebanyak delapan kali di laga NBA. Empat pertemuan mereka usai Jordan memperkuat Wizard atau tidak pada Masa Emas Jordan. Pertemuan Jordan vs Kobe banyak terjadi dalam pertandingan reguler. Keduanya tidak pernah bertemu pada babak playoff, apalagi final NBA. Berdasarkan catatan delapan pertemuan Bryant dan Jordan di NBA, Bryant lebih unggul sebab berhasil menang lima kali sedangkan Jordan hanya menang tiga kali.

Setelah mendengar kematian sang sahabat, Jordan merasa sangat kehilangan. Jordan sangat Shock mengetahui kematian yang tragis Bryant dan putrinya. Bagi mantan pebasket 57 tahun tersebut, Bryant merupakan sosok yang sudah dianggap sebagai saudaranya sendiri. Jordan menuturkan bahwa Bryant itu adalah pribadi yang sangat cinta pada keluarga melebihi profesinya sebagai pebasket.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here