Djokovic

FFSPORTZ.COMBerita Tenis – Siapa yang tidak kenal dengan Novak Djokovic? Semua penggemar tenis dunia mengakui kehebatan petenis nomor satu dunia itu. Beberapa waktu lalu sempat terdengar kalau Djokovic telah menyumbang dana yang cukup besar untuk kampung halamannya yaitu Serbia. Sementara dirinya sedang berada dirumahnya yang berada di Spanyol. Spanyol merupakan salah satu negara dengan angka infeksi corona yang cukup tinggi di Eropa. Namun, pada pekan awal bulan Mei kemarin, aturan Lockdown mulai perlahan dicabut atau sudah ada sedikit kelonggaran. Djokovic yang diketahui tinggal di rumahnya di Marbella, Spanyol sejak pandemi virus corona melanda seluruh dunia pada Senin, 4 Mei 2020 sudah menjalani latihan bermain tenis di Puente Romano. Namun ada segelintir hal yang kurang sedap menimpa petenis 33 tahun tersebut. Apa itu?

Klub tenis di Spanyol meminta maaf pada Djokovic

Sejak pemberitahuan aturan yang melonggarkan aturan Lockdown, membawa kabar gembira untuk semua orang, begitu juga bagi para atlet. Hal tersebut bertepatan dengan hari pertama untuk para atlet diperbolehkan untuk berlatih secara individu di Spanyol. Namun masih ada yang dibingungkan soal apakah atlet tenis boleh menggunakan lapangan atau tidak. Pada awal pekan ini petenis Novak Djokovic sudah mulai latihan tenis di Marbella dan tak lupa untuk mengunggah latihannya di akun media sosial miliknya. Tak lama aura kegembiraan Djokovic berubah menjadi sedikit terganggu sebab terjadi kesalah pahaman pihak pemilik klub latihan  atas informasi yang ada.

Sang ketua mewakili klub Puente Romano meminta maaf sebab sudah salah menafsirkan peraturan di Spanyol tentang latihan secara individu. Sehingga membuat Djokovic melanggar peraturan selama masa Lockdown. Kemudian, Federasi tenis Spanyol memberikan klarifikasi bahwa atlet tenis belum diijinkan untuk ke lapangan sampai tanggal 11 Mei. Walhasil, klub Puento Romano pun akhirnya disalahkan setelah mengijinkan petenis pemenang Grand Slam Australia Terbuka 2020 itu untuk berlatih dilapangan mereka.

Djokovic dan Nadal korban kesalahan federasi tenis Spanyol

Tidak hanya Djokovic, Rafael Nadal juga turut menjadi korban kesalahan federasi tenis di Spanyol karena sudah salah memahami aturan baru Lockdown yang ditetapkan Negeri Matador itu. Di hari yang sama namun berada di tempat yang terpisah, Nadal bersama pelatihnya, Carlos Moya juga melakukan latihan di lapangan tenis milik temannya di Porto Cristo. Baik Djokovic dan Nadal telah alami nasib yang tidak beruntung. Karena keduanya telah dianggap melanggar aturan tersebut.

Menurut laporan dari situs Nine, Pelanggaran aturan lockdown tersebut sebenarnya bukan murni kesalahan Djokovic dan Nadal. Akan tetapi pihak federasi tenis Spanyol yang salah mengartikan peraturan baru. Tidak hanya meminta maaf, Ketua klub latihan Djokovic juga segera membuat pernyataan untuk mengklarifikasi aturan latihan yang baru. Setelah dilakukan pembicaraan dengan pihak federasi tenis, Djokovic menjelaskan kepada pihak klub kalau baru bisa jalani latihan kembali pada pekan depan. Baik Djokovic dan Nadal memang belum turun ke lapangan untuk berlatih sejak penundaan turnamen Indian Wells pada Maret lalu akibat pandemi corona yang mewabah ke seluruh dunia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here