Asian Peace Cup International Volleyball Competition 2019
indoagen

FFSPORTZ.COMVoli – Bagi pecinta bola voli pasti masih ingat dengan torehan mengagumkan Timnas bola voli putra di ajang turnamen voli persahabatan atau turnamen Asian Peace Cup International Volleyball Competition 2019. Timnas voli putra Indonesia menjuarai turnamen tersebut dengan mengalahkan dua tim kuat Korea yaitu Korea Utara dan Korea Selatan. Diketahui bahwa turnamen Asian Peace Cup International Volleyball Competition 2019 tersebut  berlangsung pada 23-25 Juni di GOR Pertamina, Simprug, Jakarta. Timnas yang diwakili oleh klub Bhayangkara Samator mencatatkan dua kemenangan yang diikutinya.

Timnas voli putra Indonesia kalahkan Korea Utara dan Korea Selatan

Untuk diketahui saja, pada ajang turnamen voli persahabatan ini, diikuti timnas voli putra dan putri dari negara peserta yaitu Indonesia, Korea Utara, Korea Selatan dan Vietnam. Untuk Timnas voli putra Vietnam tidak turun di ajang tersebut. Dalam laga terakhir pada Selasa, 25 Juni 2019, Timnas voli putra memastikan juara usai menghajar Korea Utara 3-1. Sebelumnya, yaitu pada Minggu 23 Juni, Timnas Indonesia yang dilatih oleh Ibarsjah Djanu Tjahjono menang 3-2 atas Korea Selatan. Pada kategori  putra, peringkat kedua ditempati Korea Utara dan tempat ketiga diduduki oleh Korea Selatan.

Sementara itu, pada Turnamen Asian Peace Cup 2019  yang merupakan edisi perdana itu, di sektor putri diikuti empat negara, Korea Utara, Korea Selatan, Vietnam, dan Indonesia selaku tuan rumah. Untuk Timnas putri diwakili klub Popsivo Polwan selaku juara Proliga 2019. Menariknya, pada ajang ini para peserta dari masing – masing negara tidak membawa bendera klub. Kemudian, untuk sektor putri, Vietnam keluar sebagai juara. Lalu, Korea Selatan di posisi kedua, Indonesia di peringkat ketiga dan Korea Utara di peringkat keempat.

Turnamen Asian Peace Cup International Volleyball sebagai ajang pemersatu Korea

Menurut pelatih Ibarsjah, turnamen persahabatan ini sebagai persiapan untuk skuat Timnas menuju persiapan Pelatnas SEA Games 2019 Filipina dan juga mengembalikan kondisi usai lebaran kemarin. Hal ini dikarenakan Timnas bisa langsung berhadapan dengan tim voli luar negeri.  Sementara itu, dari Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Tono Suratman menyatakan Korea Utara dan Korea Selatan menyatu lewat ajang olahraga ini. Tono menegaskan bahwa Indonesia secara terbuka menyatukan Korea.

Mewakili KONI, Tono Suratman berterima kasih karena mendapat kepercayaan dari Korea Selatan untuk menggelar ajang ini. Selain itu, hal ini sebagai gagasan strategis juga berkat kerjasama dengan Korut. Diakui bahwa Korea Utara dan Korea Selatan sepakat lewat ajang turnamen ini mereka menjadi satu kesatuan. Dari sini bahwa dapat disimpulkan kalu olahraga mampu membangun persahabatan kedua negara menjadi satu sekaligus menyatukan. Tono mengatakan bahwa setelah voli, pada Oktober 2019 kemarin, ajang yang sama di gelar di Pyongyang, Korea Utara dengan cabor lainnya yaitu Panahan, Taekwondo, renang, baseball dan juga lainnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here