EVOS Legends Mobile Legend

FFSPORTZ.COMEVOS Legends – Bila kamu penggemar tim EVOS wajar kalau bersedih dikarenakan EVOS Legends mendapatkan hasil yang kurang memuaskan di MPL Season 5 lalu. Hal ini sebagai imbas karena dua pemain utama EVOS telah pergi dari tim. Sehingga mereka harus puas finis sebagai Runner up setelah kalah dari tim RRQ Hoshi di partai final. Meskipun begitu, perjuangan tim EVOS Legends untuk mencapai final perlu diberi acungi jempol atau mendapat apresiasi. Ada apa dengan tim EVOS Legends?

Performa EVOS Legends tak konsisten usai ditinggal dua pemain utama

Menurut laporan dari situs One Esports, performa dari tim EVOS Legends terlihat tidak konsisten di regular Season MPL Season lalu. Hal ini dikarenakan hengkangnya Oura dan Donkey sebagai pemain utama mereka. Keadaan Wann dan kawan – kawan saat itu semakin mengkhawatirkan sebab chemistry antar pemain harus diulangi dari awal lagi. Tak heran jika di Regular Season tim Harimau Putih sering gonta – ganti roster. Meskipun begitu, performa EVOS Legends semakin membaik di babak play off saat melawan RRQ Hoshi. Dengan komposisi tim seperti itu, kemungkinan akan terus digunakan dalam turnamen selanjutnya.

Sebagai masukan saja, seharusnya EVOS Legends harus segera mendapatkan komposisi yang tepat mengingat MSC 2020 akan segera digelar dalam waktu dekat. Namun apa boleh buat karena turnamen se-Asia Tenggara itu harus dibatalkan sebagai akibat dari pandemi virus corona yang masih menjadi momok menakutkan di setiap negara. Di sisi lain, kelemahan utama dari tim EVOS Legends terletak pada pemain offlaner. Dua pemainnya yaitu Butts dan Larajie masih belum menampilkan performa sebaik Oura. Bahkan Rekt yang biasa bermain core harus beralih hero dengan menggunakan offlaner.

Tim EVOS Legends masih tetap melakukan pencarian roster

Sebelum ajang MPL Season 5 dimulai, tim EVOS Legends tengah mendekati pemain Power Danger, Sebastian Arthur A.K.A Pendragon. EVOS tertarik denganya sebab dia mampu menggunakan hero – hero offlaner dengan bagus. Selain itu, kabarnya EVOS juga akan kehilangan Luminaire yang akan melanjutkan pendidikannya. Secara otomatis untuk posisi support juga akan berkurang meski masih bisa diganti dengan Rexxy, lalu opsi lainnya Bajan juga bisa beralih dari role Tank menjadi Support.

Jika kondisi tim seperti ini, kemungkinan besar Zeys akan beralih dari pelatih menjadi pemain. Tak salah jika Zeys menjadi seorang pelatih, sebab dirinya juga sangat jago memainkan hero – hero Tank.  Namun masalah lain timbul yaitu siapa yang akan menggantikan posisinya sebagai pelatih? Menurut analis EVOS, Setiawan Ade menyatakan kalau sampai saat ini EVOS masih tetap melakukan pencarian Roster dan trial. Selain itu, dia juga mengatakan kalau Luminaire masih menjadi bagian dari tim EVOS Legends. Dia tidak akan keluar begitu saja sebelum akhirnya menemukan penggantinya. Meski saat ini EVOS Legends sudah mendapatkan Pendragon, namun mereka tetap akan mencari pemain Mobile Legends lain. Mereka masih menginginkan line up atau komposisi terbaik demi MPL musim depan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here