Cori Gauff
indoagen

FFSPORTZ.COMCori Gauff – Bagi penikmat olahraga tenis tentu sudah tahu bagaimana sepak terjang Cori Gauff. Tidak ada petenis putri  muda yang membuat jagad tenis terpukau seperti Cori Gauff. Meski baru berusia 16 tahun, dirinya telah melaju ke babak keempat dari tiga Grand Slam. Semua penggemar tenis dibuat penasaran dengan aksinya, sampai dimana dia akan berada di usia yang masih sangat muda itu. Namun, pandemi Covid-19 telah membuat langkah petenis kelahiran 13 Maret 2004 itu menjadi tersendat. Lalu bagaimana selanjutnya? Berikut informasinya.

Cori Gauff siap kembali turun ke lapangan

Pemilik nama lengkap Cori Coco Gauff menceritakan kehidupannya dan bagaimana kehidupannya berubah sejak berkecimpung di dunia tenis. Sebelum pandemi virus corona terjadi, Gauff telah banyak melakukan perjalanan diberbagai kancah tenis. Peringkatnya meningkat dan saat ini berada di peringkat ke-49 dunia untuk tunggal dan ganda menempati peringkat ke-42. Saat pandemi seperti ini, ia mendapatkan banyak waktu di rumah.  Layaknya anak muda jaman sekarang, Gauff menggunakan waktu liburnya untuk membuat video Tik Tok. Selain itu, gauff juga  belajar bahasa Perancis dan membaca buku.

Gauff mengaku bahwa dirinya siap kembali ke lapangan dan bepergian lagi. Ia mengaku siap untuk kembali ke lapangan dan bepergian lagi. Petenis yang masuk peringkat 100 besar WTA termuda itu  mengaku bahwa ialebih menyukai bepergian daripada tetap berada di rumah. Satu hal yang membuat petenis putri Amerika Serikat itu terkesan dari tenis yaitu ketika dirinya bertanding adalah penonton. Kapan pun ia memenangkan poin, para penonton akan bersorak padanya.

Coco Gauff siap bertanding di US Open meski tanpa penonton

Gauff mencuri perhatian banyak pihak ketika berlaga di Wimbledon musim lalu ketika menakhlukkan rekan senegaranya yang meraih lima kali gelar Wimbledon, Venus Williams. Sejak saat itu, disetiap pertandingan di turnamen mana pun, ia mampu membuat penonton mendukung dirinya dengan sangat antusias. Akibat pandemi, US Open musim ini harus digelar tanpa ada penonton. Lalu bagaimana dengan Gauff? Apakah tanpa ada penonton berpengaruh terhadap pertandinganya pada musim ini?

Ketika diberikan pertanyaan itu, Gauff dengan santai menjawabnya. Menurutnya, pertandingan tanpa penonton akan memudahkannya. Ia tercatat baru berkecimpung di dunia tenis selama satu musim, sehingga ia teringat kembali kepada masa – masa dirinya masih sebagai petenis junior. Pada saat sebagai petenis junior, petenis yang memenangkan gelar WTA pertama pada usia 15 tahun itu mengaku kalau sudah terbiasa bertanding dengan sedikit penonton. Penonton setianya hanya orang tuanya.  Perlu untuk diketahui bahwa pelatih Gauff adalah pelatih dari Serena Williams juga, yakni Patrick Mauratoglou. Di usia yang masih sangat muda, Gauff telah berlatih dengan banyak bintang tenis.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here