Surabaya Bhayangkara Samator Kalahkan Juara Putaran Satu Proliga 2020
jupiterlotto

FFSPORTZ.COMSurabaya Samator – Pada Proliga 2020 kemarin, Klub voli kenamaan dari Jawa Timur, Surabaya Bhayangkara Samator merupakan juara bertahan. Tentu, dengan status juara bertahan pastinya mereka ingin mengulang prestasi tersebut. Dibalik status juara bertahan itu ternyata tim SBS juga menyimpan cerita menarik. Klub yang diperkuat Rivan Nurmulki dan kawan itu berupaya memperpanjang dominasi mereka dengan mendatangkan pemain asing yang mumpuni. Siapakah dia? Berikut informasi selengkapnya.

Surabaya Bhayangkara Samator rekrut pevoli asing tangguh

Laga perdana Proliga musim ini menjadi hak Surabaya Bhayangkara Samator (SBS) untuk tampil sebagai juara musim 2019. Menariknya, laga pertama seri pertama tahun ini Proliga di adakan di Pekanbaru yang juga merupakan homebase klub SBS. Sebagai catatan, Pekanbaru ini menjadi homebase Samator untuk yang kedua kalinya. Pada gelaran Proliga 2019, Samator juga menggunakan Pekanbaru sebagai homebase mereka. Selain itu, untuk berusaha mempertahankan gelar juara, mereka mendatangkan pevoli asing. Surabaya Samator tak menyia -nyiakan hak dari peserta Proliga untuk merekrut maksimal dua pemain asing.

Menurut sang manajer klub, Hadi Sampurno mengatakan bahwa klub Surabaya Bhayangkara Samator merekrut pevoli tangguh Victor Isaias Lopes Sanches yang berasal dari Cape Verde, Afrika Selatan. Dan satunya lagi bernama Lucas Allen Silva de Araujo dari Brasil.  Hadi menuturkan bahwa cukup sulit melacak kiprah Allen maupun Sanchez sebelum ke Indonesia. Untuk Isaias Sanchez, dia merupakan pevoli yang berposisi sebagai open Spiker dan untuk Allen, dia kerap bermain di Eropa dimana berposisi sebagai Setter. Hadi yakin bahwa keduanya akan menjadi aset bagus bagi Samator.

Samator akui buta kekuatan lawan di laga perdana Proliga 2020

Sebagai tuan rumah, klub Surabaya Samator tentu tidak ingin kecolongan dalam dua laga pembuka yaitu menghadapi Jakarta Garuda dan klub debutan Lamongan Sadang MHS. Sang Manajer bertekda ingin memaksimalkan anak asuh Ibarsjah Djanu Tyahjono tersebut dalam dua laga di kandang. Hal serupa juga disampaikan oleh Ibarsjah, anak asuhnya akan berusaha memetik poin penuh di dua laga di Riau. Meskipun begitu, dia mengakui buta dengan kekuatan kedua calon lawan mereka.

Untuk klub Jakarta Garuda, mayoritas skuadnya adalah pemain muda, sementara Lamongan Sadang MHS banyak diperkuat pemain lama yang masih belum diketahui cara bermainnya. Sejak sekitar dua pekan sebelum laga dimulai, pevoli asing SBS, Lucas Allen Silva de Araujo sudah ikut berlatih bersama. Meskipun begitu baik Allen dan Isaias Sanches dipastikan bisa tampil di Pekanbaru jika sudah selesai dengan urusan administrasi. Sementara calon lawan, Jakarta Garuda menyatakan siap menjadi batu sandungan Samator. Sang pelatih Klub Jakarta Garuda, Eko Waluyo mengatakan bahwa skuadnya memang lemah jika dibandingkan dengan Samator. Tentu jam terbang atau pengalaman yang menjadi keunggulan Samator dibandingkan Jakarta Garuda.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here