Pevoli Senior Dimas Saputra Pratama

FFSPORTZ.COMAtlet Voli – Masih ingat dengan SEA Games 2019 Filipina bukan? Timnas voli putra Indonesia telah menorehkan prestasi yang membanggakan yaitu telah mendapat medali emas.  Sedangkan untuk timnas putri mampu meraih medali perunggu. Pada gelaran SEA Games Filipina itu, untuk cabang olahraga voli itu ada nama pevoli yang cukup menyita perhatian. Kami akan bahas sedikit tentang pevoli Dimas Saputra Pratama. Pada gelaran Proliga 2020 kemarin, Dimas Saputra Pratama telah membela klub debutan, Lamongan Sadang MHS. Meskipun masih baru pertama kali menjajal Proliga, skuat lamongan Sadang MHS diisi materi pemain yang cukup berpengalaman, selain Dimas ada  Mahfud Nurcahyadi, Antho Bertyawan dan tak ketinggalan pelatih senior Putut Mahaento.

Cerita menarik pevoli timnas Dimas Saputra Pratama

Selain menjadi pevoli senior di ajang SEA Games 2019 kemarin, pevoli Dimas Saputra Pratama pernah menjadi pemain voli tumpuan Timnas di SEA Games 2013 Myanmar. Dia cukup mencuri perhatian para penikmat olahraga voli Tanah Air dan internasional. Sebelum dia bergabung dengan klub lamongan Sadang MHS pada Proliga 2020, Dimas diketahui telah membela klub Proliga yang berbeda – beda. Tercatat pada tahun 2017 lalu di membela klub Jakarta BNI Taplus dan kemudian pada tahun 2019 dia membela Klub asal Sumatera Palembang Bank Sumsel Babel.

Jauh sebelumnya yaitu pada Proliga 2017, Dimas Saputra Pratama telah berhasil membawa klub Jakarta BNI taplus masuk final four. Namun dalam mengarungi babak final four, langkah klub dari pevoli yang lahir pada  15 Maret 1990 itu terganjal oleh klub Surabaya Bhayangkara Samator. Meski sudah melakukan banyak perubahan dari segi latihan dan teknik bermain, klub Dimas dimana waktu itu dilatih oleh Teddy Hidayat sempat terjadi pergantian pelatih. Pelatih Palembang Bank Sumsel Babel sebelumnya, tepatnya pada putaran pertama adalah Joao Eduardo De Paula asal Brasil kemudian masuk putaran kedua diganti Teddy Hidayat. Dia dan klubnya menilai kalau klub Surabaya Bhayangkara Samator menjadi salah satu lawan terberat pada persaingan final four di Proliga 2017 lalu.

Dimas Saputra Bela Palembang Bank Sumsel Babel dan Timnas

Pada saat Dimas membela klub Palembang Bank Sumsel Babel di ajang proliga 2019 kemarin dirinya dibanjiri para fans. Tak tanggung – tanggung, pevoli yang memiliki tinggi 185 cm itu di follow sekitar 111 ribu di akun Instagramnya. Hal ini mungkin karena keterlibatan dirinya menjadi salah satu punggawa timnas voli Indonesia di ajang SEA Games 2019. Selain itu, Pevoli asal Samarinda ini  juga memiliki postur yang bagus ala atletis, perawakannya tegap dan ditambah wajah yang rupawan menjadi idola kaum hawa di Tanah Air.

Sementara untuk di timnas, Dimas berposisi sebagai Opposite atau juga biasa disebut segala posisi. Dengan pengalamannya di olahraga voli baik di kancah Proliga atau Kompetisi Internasional, kemampuan dari atlet berbobot 75 kg itu sudah tidak diragukan lagi.  Terbukti meskipun sudah cukup senior, dia mampu membawa Timnas berjaya di SEA Games Filipina kemarin. Tak lupa juga bahwa dalam SEA Games 2019 kemarin, Timnas dilatih pelatih asal Tiongkok, Li Quijang dan dibantu oleh asisten pelatih joni Sugiyatno. Untuk pemain voli termuda Timnas kemarin disandang oleh Agil Anggara yang tercatat masih berusia 19 tahun. Demikian  sedikit cerita menarik dari pevoli senior Dimas Saputra Pratama, semoga sedikit bisa mengobati rasa rindu anda pada olahraga voli.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here