Atlet Voli Novia Andriyanti

FFSPORTZ.COMNovia Andriyanti – Nama pevoli Novia Andriyanti memang bisa dikatakan sebagai salah satu atlet voli putri nasional senior. Novia Andriyanti adalah satu atlet voli profesional yang lahir di Pacitan pada 15 November 1991 sudah dari sejak kecil telah menempa dirinya dalam olahraga voli. Pada Proliga 2020 kali ini Novia bermain dengan klub Jakarta Pertamina Energi. Seperti yang sudah diketahui bersama kalau dalam Proliga 2020 kali performa klub yang dilatih oleh pelatih asal Kazakhstan, Ziya Radjabov sangat gemilang. Penampilan apik dari klub Jakarta Pertamina Energi  ini tak lepas juga dari pemain voli senior Novia Andriyanti. Mari kenali lebih dekat dengan atlet voli tangguh tersebut.

Novia miliki jumping yang tinggi sebagai modal masuk Pelatnas

Masuk pada proliga 2007, Novia Andriyanti muda ternyata menjadi andalan baru klub Gresik Petrokimia Phonska. Proliga 2007 merupakan turnamen voli bergengsi pertama yang membuat Novia berdebar – debar. Keberadaan Novia sebagai skuat baru sangat penting pada ajang voli yang paling bergengsi di Tanah Air kala itu. Masuk di klub pada tahun 2006, perkembangan kemampuan Novia sangat cepat. Kemampuan jumping dan smash yang dimilikinya membuat pelatih Gresik Petrokima saat itu, Laio Yuanhi terpikat. Untuk diketahui bahwa Novia sejak dari kecil sudah melatih kemampuan bermain volinya. Bahkan dia telah menomor duakan sekolah demi meraih cita – citanya sebagai atlet voli profesional.

Keterampilan bermain voli Novia waktu itu diketahui pencari bakat dari klub Gresik Petrokimia M. Hanafi.   Menyadari akan keterampilan dan potensi bermain voli Novia, Hanafi menyakinkan orang tua Novia untuk memberikan izin putrinya bergabung dengan klub Gresik Petrokimia. Pada saat itu, sang Ibu tidak begitu setuju dengan niatan putrinya dan Hanafi. Bukan apa – apa, hal ini dikarenakan Novia masih duduk di bangku SMP. Ibunya berharap kalau putrinya bisa menyelesaikan sekolahnya dulu. Dengan tinggi badan waktu itu sekitar 165 cm, tidak terlalu ideal menjadi open spiker. Namun Novia memiliki kelebihan dalam lompatan tinggi yang bisa ia buktikan saat latihan sehingga menjadi smasher yang mematikan.

Cerita singkat Novia Andriyanti di ajang voli Asian Games 2018

Menjadi kapten tim yang membawa klub jakarta pertamina Energi juara proliga 2018, Novia Andriyanti ungkap harapannya terhadap tim nasional voli putri indonesia di ajang Asian Games 2018. Sebagaimana diketahui bersama bahwa Indonesia adalah tuan rumah Asian Games 2018. Dengan status tersebut, tentunya Timnas voli putri Merah putih ingin memberi hasil yang terbaik. Untuk mewujudkan keinginan tersebut pihak Timnas telah memanggil atlet – atlet voli terbaik yang baru saja menyelesaikan kompetisi Proliga 2018.

Memang diketahui bahwa sebelumnya dirinya telah membela Timnas Indonesia di ajang SEA Games 2017, Malaysia kemarin. Dengan jujur Novia Andriyanti mengatakan kalau dirinya tidak menyangka kalau bisa menjadi bagian dari Timnas voli putri Indonesia untuk ajang olahraga empat tahunan negara – negara Asia tersebut.  Atas hal itu pula, Novia mengatakan bahwa dia belum memiliki visi apapun terkait pemanggilannya ke Pelatnas. Namun, dengan naluri sebagai pemain voli profesional dan wawasannya, putri dari pasangan Efendi Rusmianto dan Lilik Suryani itu menyebut sejumlah negara yang perlu diwaspadai pada Asian Games. Ia menyebut Jepang, Tiongkok dan Korea merupakan tim yang memiliki level diatas Timnas Indonesia. Mereka adalah negara dengan level dunia. Ia juga mengatakan kalau Timnas Indonesia masih terhitung tim yang masih baru untuk level Asian games. Sebagai informasi menariknya Timnas voli putri Indonesia terakhir kali meraih posisi podium juara pada Asian Games 1962 yang juga kebetulan digelar di Jakarta.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here