Juliane Schenk

Legenda Bulutangkis – Besar di keluarga olahraga yang aktif di Krefeld, sebuah pelabuhan di sungai Rhine di Jerman Barat, membuat Juliane Schenk muda terlibat dalam olahraga. Ia memilih olahraga tepok bulu atau bulu tangkis. Seperti pada umumnya seorang atlet, Juliane juga memiliki idola yang mungkin menginspirasinya. Legenda bulutangkis Jerman tersebut mengidolakan Camilla Martin asal Denmark dan juga Susy Susanti dari Indonesia. Kedua legenda bulu tangkis idola Juliane tersebut memenangkan di hampir semua kejuaraan.

Juliane Schenk Idolakan Legenda Bulutangkis Indonesia Susy Susanti

Sebagai informasi saja, Schenk pernah unggul dalam kelompok usia muda Jerman dan ia mampu meraih juara di Kejuaraan Junior Eropa 2001 silam di Spała, Polandia. Namun, pertandingan yang sangat menonjol terjadi pada Djarum Indonesia Open Super Series Premier 2013. Pertandingan ikonik tersebut, Juliane hampir mengukir namanya sebagai pebulutangkis Jerman tunggal putri pertama yang meraih juara. Medali yang akan ia dapatkan sama seperti yang dirah idolanya Susy susanti dan Martin. Sayangnya, langkah menjadi juara terjegal juara Olimpiade, Li Xuerui.

sebelumnya, Juliane Schenk berhasil bergabung dengan klub kecil pemenang Super Series yang merebut Singapore Open pada 2012, dengan mengalahkan pemain Taiwan, Cheng Shao-chieh. Juliane Schenk berada di enam final besar lainnya, termasuk Super Series Finals. Sebuah bukti bahwa Juliane memiliki konsistensi di puncak, ia membawa pulang medali di kejuaraan Eropa antara 2004 dan 2012. Bermain di nomor tunggal putri, Juliane menyabet dua medali perunggu pada 2006 dan 2008 kemudian perak di 2010 dan 2012.

Juliane Schenk Dikenal Karena Semangat Juang dan Gaya Bertarungnya

Sebelum berlaga di nomor tunggal pada 2005, Juliane Schenk sebelumnya bertanding di nomor ganda putri dengan berpasangan Carina Mette. kemudian, dengan berlaga di nomor tunggal putri, ia mulai tak terbendung dengan mengalahkan rekan senegaranya, Petra Overzier, di final Internasional Norwegia. Juliane dengan sangat cepat dikenal karena semangat juang dan gaya bertarungnya.

Saat berkomentar tentang idolanya yang lain, Juliane mengatakan bahwa Martin merupakan satu-satunya pemain Eropa yang benar-benar mampu menyaingi atlet Tiongkok dan menantang mereka. Martin adalah sosok yang luar biasa baginya dan dirinya sangat suka dengan melihat permainan Martin. Juliane Schenk sempat menempati posisi tertinggi dalam kariernya yaitu di peringkat 2 dunia dan kemudian gantung raket pada 2014. ia saat ini tercatat sebagai anggota tentara Jerman dan dirinya mendapat posisi dalam manajemen olahraga.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here