I Putu Randu

FFSPORTZ.COMI Putu Randu – Sebagai penikmat atau penggemar voli pasti sudah tidak asing dengan pemain voli I Putu Randu. Atlet Voli Timnas Indonesia yang memiliki nama lengkap I Putu Randu Wahyu Pradana merupakan putra daerah Bali tepatnya berasal dari Banjar Bongan Gede, Desa Bongan, Tabanan. Sebelum akhirnya dihentikan tanpa ada gelar juara, pada ajang turnamen Proliga 2020 musim ini, Randu membela klub Jakarta BNI 46. Selain itu, pada ajang dua tahun SEA Games 2019, Filipina kemarin, dia adalah salah satu pevoli yang cukup menyita perhatian penggemar voli lewat aksi – aksi yang mengebohkan. Terlepas dari itu, Timnas voli putra Indonesia telah berhasil menyabet medali emas SEA Games.

Cerita menarik perjalanan awal karier voli I Putu Randu

Pevoli profesional I Putu Randu adalah putra dari pasangan I Nyoman Parwata dengan ni Putu Sri Armoni.  Randu memiliki dua orang adik bernama Ni Kadek inka Pradnya Pratiwi dan Ni Komang Karisa Ayu Putri. Sebelum memutuskan sebagai atlet voli, I Putu Randu juga sempat menjajal di cabang olahraga lain misalnya sepak bola dan basket. Sang ayah mengungkapkan bahwa saat mengawali kariernya sebagai atlet, pevoli kelahiran 15 Januari 1994 itu sejak duduk di bangku SD adalah sebagai kiper atau penjaga gawang di Perst Tabanan. Tak lama di sepak bola, pada saat di bangku SMP, yaitu di kelas VII, dia sempat beralih ke basket.

Pada akhirnya sang ayah mengarahkan Putu Randu untuk menekuni olahraga voli. Hal ini dikarenakan sang Ayah melihat potensi yang dimiliki oleh putranya. Selain itu di dukung juga dengan tinggi badan Putu Randu yaitu 184 cm. Sebab belum merasa klik dengan basket, akhirnya Randu putuskan untuk berhenti main basket. Dan dia akhirnya menyambut arahan dari ayahnya dengan positif. Secara kebetulan, ternyata sang ayah juga pelatih voli dan pengurus PBVSI Tabanan. Selain itu memang hobi sang ayah adalah voli.

Perjuangan sang ayah mengantarkan Putu Randu di Surabaya Samator

Sejak banyak mengikuti latihan di Denpasar, karena latihan di Porprov Tabanan tak ada kemajuan, akhirnya dia semakin fokus. Menginjak kelas IX SMP, karir pemilik nama lengkap Putu Randu Wahyu Pradana justru semakin melejit. Sejak saat itu beberapa pengurus PBVSI tertarik dengan postur Randu. Hal itu ditandai dengan adanya tawaran masuk ke salah satu klub voli besar di Surabaya yaitu Surabaya Samator. Randu mulai masuk ke Klub tersebut sejak usai menyelesaikan pendidikan di SMPN 2 Tabanan. Nyoman Parwata, sang ayah mengatakan setelah ada tawaran dari sebuah klub besar Surabaya, dua bulan sebelum berangkat Putu randu menjalani latihan khusus. Dia melatih kekuatan fisiknya di sebuah lapangan voli dekat rumahnya.

Sang ayah mengantar langsung Randu ke Surabaya lewat jaur darat. Sesampainya di Surabaya, klub masih sepi sebab sedang mengikuti kompetisi di Pontianak, Kalimantan Barat. Ada cerita yang cukup memilukan, saat baru sampai di Banyuwangi, Randu menghubungi sang Ayah sambil menangis, mungkin merasa perjalanannya jauh dari Rumahnya. Sang ayah terus mendukung dan menguatkan Randu. Hari berganti hari, akhirnya  Putu Randu mengikuti pelatihan di Surabaya Samator dan masuk ke Tim Junior saat itu selama tiga tahun. Selama di Surabaya Samator, Randu disponsori oleh pihak manajemen untuk mendapatkan pendidikan SMA hingga Perguruan Tinggi. Usai tamat SMA, Randu masuk ke Timnas Junior Voli Putra dan sekaligus pemain junior Surabaya Samator.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here