Djokovic Ke Semifinal Cincinnati Open 2020

Kejuaraan Tenis Dunia – Jika melihat turnamen sebelumnya yakni 2019 lalu, petenis asal Serbia, Novak Djokovic nampaknya mengawali pencapaian yang luar biasa di Cincinnati Open 2020 kali ini. Pada ajang yang sama sebelumnya, Djokovic harus takhluk dari Daniil Medvedev. Cincinnati Open musim ini, petenis putra nomor satu dunia tersebut meluncur ke semifinal Cincinnati Open (Western & Southern Open) untuk kedelapan kalinya usai menumbangkan petenis berkebangsaan Jerman, Jan Lennard Struff dengan skor 6-3, 6-1.

Novak Djokovic Melaju Ke Semifinal Cincinnati Open 2020

Kali ini Djokovic mengincar gelar Cincinnati Open yang kedua dalam kariernya. Dia  mengubah lima dari sembilan break point yang dia ciptakan pada laga perempatfinal yang berjalan selama 62 menit saja. Petenis unggulan pertama tersebut kini hanya terpaut dua kemenangan untuk mencatatkan sejarah. Jika petenis 33 tahun itu berhasil memenangkan gelar Cincinnati Open musim ini, maka dia akan menyamai torehan gelar turnamen Masters 1000 dari petenis asal Spanyo, Rafael Nadal yang hingga saat ini telah mengoleksi 35 gelar.

Dalam meladeni perlawanan Struff, Djokovic mengatakan bahwa pertandingan tersebut luar biasa. Dia mengaku bahwa awalnya sedikit ketat pada beberapa service game pembuka dirinya. Sejak saat itu, Djokovic mendapatkan peluang break di awal set pertama dan dia tidak melihat ke belakang setelah itu. Peraih Grand Slam Australian Open 2020 tersebut  bermain dengan sangat agresif kapanpun dia mendapatkan peluang.

Djokovic Catatkan Kemenangan Luar Biasa di Turnamen ATP Keempat Musim Ini

Dengan kemenangan tersebut, Djokovic telah mencatatkan 21-0 dan tampil di turnamen ATP keempat pada musim ini usai dirinya memenangkan gelar ATP Cup bersama Serbia, gelar Australian Open dan gelar di Dubai. Djokovic akan mencoba melaju ke final Cincinati Open untuk ketujuh kalinya ketika dirinya bertemu dengan Roberto Bautista Agut di semifinal.  Bautista Agut telah singkirkan juara bertahan, Daniil Medvedev di perempat final kemarin.

Djokovic sampai saat ini lebih diunggulkan ketimbang Bautista Agut dengan catatan menang 8 dan kalah 3 kali. Djokovic harus kalah dari petenis peringkat 12 dunia tersebut di tiga pertemuan terakhir mereka di turnamen hard-court. Saat dimintai komentar terhadap  penampilan Bautista Agut kontra Medvedev, Djokovic mengatakan bahwa calon lawannya itu tidak banyak menurunkan level permainan dan tidak memberi dengan cuma – cuma.  Bautista Agut begitu solid dari belakang lapangan dan menemukan cara untuk mengatasi Medvedev. Djokoiv sebut bahwa itulah kualitas seorang juara.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here