BAM Ragu Gelar Kejuaraan Malaysia Open 2020
indoagen

FFSPORTZ.COMBulutangkis Malaysia – Bagi penggemar bulu tangkis tentu sudah tahu bahwa gelaran Malaysia Open merupakan kompetisi bulu tangkis terbesar dan paling bergengsi di Negeri Jiran. Diketahui bahwa Malaysia Open diadakan setiap tahun sejak 1937. Saat ini turnamen BWF World Tour Super 750 itu menawarkan hadiah total US $ 750 ribu atau sekitar Rp 11 miliar. Turnamen tersebut kerap menarik para penggemar bulu tangkis hingg ribuan baik lokal maupun asing. Bahkan mereka jauh – jauh hari untuk memesan tiket pada turnamen bulu tangkis yang digelar di Bukit Jalil tersebut. Seiring dengan masih mewabahnya virus corona, belum ada informasi lebih jauh tentang Malaysia Open 2020.

BAM ragu gelar turnamen bulu tangkis Malaysia Open 2020

Sebagai pengingat jadwal sesungguhnya Malaysia Open adalah 31 Maret hingga 5 April.  Setelah cukup lama melakukan pemantauan, akhirnya kemarin pihak Federasi Badminton Dunia (BWF) umumkan kalender yang telah diperbarui untuk sisa musim ini. Kemudian, sebagaimana diketahui bersama bahwa beberapa hari setelah mengumumkan kalender yang dirubah, BWF mengatakan kalau kualifikasi untuk Olimpiade Tokyo hanya akan dilanjutkan pada tahun depan. Lalu, untuk jadwal Malaysia Open 2020 di kalender baru bulu tangkis dunia, BWF menjadwalkan pada 24 – 29 November 2020.

Dengar – dengar, turnamen Malaysia Open 2020 ini tidak menawarkan poin kualifikasi Olimpiade dan akan dikenakan biaya untuk menjadi tuan rumah. Pertanyaannya, haruskah pihak BAM tetap melanjutkan untuk menjadi tuan rumah? Nampaknya ada sedikitr keraguan BAM dalam menyelenggarakan Malaysia Open 2020 ini. Kita tahu bahwa sebelumnya, bahwa pada bulan Januari kemarin pihak BAM telah menyelenggarakan turnamen Malaysia Masters yang merupakan turnamen BWF World Tour Super 500. Turnamen Malaysia Masters memiliki biaya yang hampir sama dengan Turnamen Malaysia Open. Namun, bedanya adalah turnamen Malaysia Masters 2020 menawarkan poin untuk Olimpiade.

BAM cari dana bantuan untuk gelar Malaysia Open

Penyelenggaran Malaysia Open 2020 bulan November dan masih beberapa bulan lagi dan beberapa negara sudah melonggarkan lokcdown.  Lalu bagaimana dengan pemain dari negara – negara lain, apakah mereka akan melewatkan Malaysia Open sebab tidak ada poin Olimpiade? Selain itu masih ada sejumlah pertanyaan yang bermunculan misalnya bagaimana dengan kebijakan pembatasan, kemudian Standar operasional baru (SOP), segala resiko yang ada dan tentu bagaimana keadaaan finansial negara penyelenggara. Diketahui bahwa BAM telah menarik diri pada beberapa turnamen kecil mereka seperti Malaysia Internasional Series untuk bulan ini ada Malaysia internastional Junior Open pad bulan Agustus.

Badan nasional masih akan melakukan rundingan  dengan Malaysia International Challenge pada November mendatang. Selain itu, BAM telah mencari bantuan keuangan untuk menyelenggarakan Malaysia Open jika memang benar – benar akan digelar pada November dan masih belum ada yang diputuskan. Di sisi lain, usai rilis jadwal baru turnamen, pada minggu lalu BWF membatalkan tiga turnamen yaitu Australia Open, Hyderabad Open dan Korea Masters 2020. Menurut Sekjen BWF, Thomas Lund mengatakan kalau keadaan telah dan akan terus berubah di negara dan wilayah tertentu dan BWF diminta untuk terus melakukan pembaruan lebih lanjut jika diperlukan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here