Tontowi
jupiterlotto

FFSPORTZ.COMTontowi Ahmad – Sebagaimana diketahui bersama bahwa pasangan ganda campuran luar biasa Indonesia Liliyana Natsir/ Tontowi Ahmad sudah pensiun. Dimulai dari Liliyana Natsir kemudian disusul oleh pasangannya Tontowi Ahmad pada 18 Mei kemarin. Pada saat umumkan pensiun, pebulu tangkis yang akrab dipanggil Owi itu selipkan segelintir kritikan yang cukup menyita perhatian sejumlah pihak. Kritikan tersebut dialamatkan kepada pihak PBSI. Lantas bagaimana PBSI akhirnya merespon.

Tontowi berstatus magang di Pelatnas PBSI hingga pensiun

Saat umumkan secara resmi untuk pensiun, Tontowi rupanya masih berstatus atlet magang di Pelatnas PBSI. Tontowi pun tidak habis pikir, apalagi dia dan Liliyana Natsir telah meraih medali emas di Olimpiade 2016 Brasil. Dan bahkan mereka jadi ganda campuran nomor satu hingga tahun lalu. Jika berbicara mengenai alasan pensiun, menurut salah satu sumber mengatakan kalau Tontowi pensiun sebab ingin lebih dekat dengan keluarga karena pada saat aktif jarang punya waktu untuk bersama. Kemudian alasan yang kedua, dari pihak PBSI menetapkan dirinya sebagai atlet magang. Tontowi sempat kaget dengan keputusan itu dan sebenarnya itu tidak terlalu dipermasalahkan olehnya.

Owi melanjutkan untuk menjelaskan kalau status magang yang disematkan padanya itu sebenarnya dia agak keberatan sebab biasanya itu untuk pemain junior yang akan masuk Pelatnas. Sumber mengatakan bahwa Tontowi mendapatkan keputusan PBSI menjadikannya atlet magang sekitar bulan Desember tahun lalu. Tanpa beban, dia enggan menanyakaan lebih jauh dan hanya berpesan agar PBSI bisa lebih menghargai atletnya yang sudah senior apalagi yang telah berprestasi.

Tontowi yang berprestasi merasa dibuang oleh PBSI

Atlet bulu tangkis di nomor ganda campuran yang meraih All England tiga kali berturut – turut itu mengatakan kalau PBSI itu merupakan organisasi yang bisa mengayomi dan menghargai anak buahnya. Tontowi sempat beberkan sejumlah prestasinya dan gelar yang diraihnya. Dan juga mengaku kalau dia dan pasangan barunya belum pernah masuk semifinal tapi dia sudah mampu mengalahkan pemain – pemain di peringkat 10 besar dunia. dan itu pun dengan baru mencoba satu pasangan. Tontowi memiliki maksud kalau dirinya tidak sejelek itu dan tidak langsung dibuang begitu saja.

Dengan adanya kritik dari Tontowi Ahmad tersebut lantas mendapat respon dari Kepala Bidang Pembinaan Prestasi PBSI, Susy Susanti. Susy menjelaskan kalau status magang diberikan karena Tontowi saat itu belum memiliki pasangan tetap atau masih dengan Status Surat keterangan (SK) magang. Setelah Liliyana Natsir pensiun, Tontowi Ahmad sempat dipasangkan dengan pemain muda Winny Oktavina Kandow dan diberi kesempatan bersaing dengan pasangan ganda campuran lainnya untuk memperebutkan tiket ke Olimpiade Tokyo 2020. Tapi Tontowi Ahmad/Winny Oktavina Kandow masih belum memenuhi target dan saat promosi degradasi awal tahun 2020, keduanya akan dipisah. Susy mengaku kalau ada rencana untuk memasangkan Tontowi dengan Apriyani Rahayu. Tapi itu masih belum ada kejelasan sebab Apriyani fokus pada persiapan Olimpiade Tokyo bersama Greysia Polii di nomor ganda putri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here