Berllian Marsheilla

FFSPORTZ.COMAtlet Voli Indonesia – Beberapa waktu lalu banyak sejumlah atlet tanah air melakukan aksi sosial demi membantu para korban pandemi corona di Indonesia. Tak ketinggalan dengan atlet voli putri senior Berllian Marsheilla. Dia mencoba untuk tidak melupakan saudara sebangsa dan setanah air yang terkena dampak pandemi corona. Diketahui beberapa lalu Berllian Marsheilla melelang jersey miliknya. Dana yang diperoleh dari hasil lelang jersey tersebut akan digunakan untuk membantu masyarakat yang terkena dampak Covid-19.

Berllian Marsheilla lakukan lelang dua kali demi bantu korban corona

Menurut pengakuan Berllian Marsheilla, dirinya mengikuti dua kegiatan lelang jersey. Menurut pernyataan pevoli yang sering dipanggil Sheila itu dalam Instagram Live bersama BolaSport.com, Lelang pertama yang ia lakukan yaitu bersama dengan rekan – rekan atlet voli yang dikoordianasi oleh Wilda Siti Nurfadilah bekerja sama dengan salah satu lembaga. Kemudian acara lelang yang lain adalah lelang yang benar – benar dia lakukan sendiri sekitar 3-4 jersey bersama jersey sang pacar yang kebetulan juga salah satu atlet volu profesional Tanah Air. Usut punya usut, pacar dari Sheila yaitu pevoli Dimas Saputra. Dia dan Dimas melakukan lelang bersama dan mengurus bersama.

Hasil dari lelang jersey Sheila dan Dimas digunakan untuk membeli kebutuhan makanan berbuka puasa dan sembako. Atlet voli berparas imut yang lahir pada 22 Desember 1989 itu mengaku kalau hasil lelang tidak begitu besar, kemudian ia belikan beras dan mie instan. Kebetulan daerah yang menjadi lokasi penyaluran dana hasil lelang adalah Bekasi. Pevoli yang pernah meraih predikat Miss Volley pada 2006 itu dan sang pacar turun langsung membagikan sumbangan. Dia berpendapat kalau lelang tidak hanya bekerja sama dengan suatu lembaga saja melainkan dia harus turun sendiri langsung ke lapangan.

Sheila tetap lakukan hal positif selama libur kompetisi voli

Pandemi corona ini telah berimbas pada penghentian kompetisi voli paling bergengsi di Tanah Air, Proliga musim 2020. Seperti yang sudah diketahui bersama, kompetisi voli proliga 2020 sudah dihentikan sejak April lalu, tepatnya pada babak final four dan tanpa ada gelar juara. Dengan diputuskannya untuk meniadakan atau menghentikan gelaran Proliga dari pihak PBVSI, pevoli yang berposisi sebagai libero ini tetap menjalani aktivitas sehari – hari dengan gembira.

Pevoli alumni dari Universitas Dr Moestopo itu selalu menjaga kondisi tubuh dengan berolahraga. Menurut perempuan yang kini berusia 30 tahun itu, dengan berolahraga maka tubuh akan mengeluarkan hormon positif. Selain itu, dia juga menjalin hubungan baik dengan orang lain dan para sahabat. Tak lupa juga untuk menjaga asupan gizi untuk tubuh.  Meskipun dirumah, bukan berarti tidak melakukan apa – apa. Dengan melakukan hal – hal positif tersebut, dia tetap cantik, badan sehat dan punya waktu yang bermanfaat atau quality time. Meskipun begitu, pevoli yang sempat berkeinginan berlaga di voli Eropa dan menjadi presenter itu tetap mengikuti anjuran pemerintah. Dia berpesan juga kalau dengan adanya bencana ini, semoga kita benar – benar belajar menjadi manusia yang lebih baik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here