Chou Tien Chen

Berita Bulutangkis – Pada Jumat, 7 Agustus 2020 kemarin jagad bulu tangkis dihebohkan dengan insiden “acungkan jari tengah” yang sebelumnya tersebar luas di platform sosial Taiwan.  Platform  tersebut menampilkan pertandingan semifinal turnamen Taiwan Open 2018 saat Chou Tien Chen kalah dari Lee Zii Jia dan memeluk lawan dalam sebuah momen yang diduga mengangkat jari tengahnya. Beberapa waktu lalu, video ini diedit oleh seorang blogger menjadi kumpulan gambar dan video yang memojokkan, hingga akhirnya tersebar luas di Internet.

Lee Zii Jia Dukung Pernyataan Chou Tien Chen  

Usai mengalahkan Chou Tien Chen untuk melenggang ke Final, pebulutangkis andalan Malaysia, Lee Zii Jia akhirnya mengalahkan Riichi Takeshita. Seiring dengan kemenangannya itu, Lee Zii Jia berhak memenangkan gelar Wolrd Tour pertamanya. Menurut laporan dari Sports Sina, Lee Zi Jia mengatakan bahwa pada babak semifinal Taiwan Open 2018 tersebut, mereka berdua bermain dengan sengit. Setelah pertandingan usai, Lee Zii Jia berinisiatif untuk memeluk Chou. Lee mengaku bahwa pada saat itu, mereka sama – sama lelah.

Kemudian, sebagai pihak yang terlibat dalam insiden tersebut, Lee Zii Jia mendukung pernyataan Chou Tien Chen di platform sosial dan berharap untuk bertemu dengannya lagi. Lee mengatakan bahwa adapun video dan gambar online terbaru yang mendapat komentar banyak orang, dia percaya kalau sikap dan perilaku terkadang sudut pelukan tidak benar. Saat berpelukan, Lee merasa ketulusan Chou. Faktanya, Lee dan Chou berteman baik secara pribadi. Mereka biasa saling berbicara da menyapa saat bertemu. Untuk permusuhan, hanya terjadi saat berada di lapangan. Lee berpesan agar jangan salah paham dan mengkritik Chou Tien Chen lagi.

Chou Tien Chen Membantah Insiden “acungkan jari tengah

Sebelumnya, dikabarkan bahwa Chou Tien Chen membantah insiden “acungkan jari tengah” yang sebelumnya tersebar luas di platform sosial pribadinya. Chou mengatakan bahwa insiden tersebut benar – benar salah dilaporkan dan dia tidak membandingkan lawan – lawannya sama sekali. Insiden tersebut memang terjadi di turnamen Taiwan Open 2018. Saat itu, Chou Tien Chen gagal membalikan keadaan atas Lee Zii Jia di babak semifinal. Chou Tien Chen yang kalah sangat kesal, lama berjongkok di tanah dan tidak bangun. Lee Zii Jia berinisiatif untuk berpelukan dan berjabat tangan dengan Chou Tien Chen di Venue Zhou Tiancheng.

Peraih medali perak Asian Games 2018 itu mengatakan bahwa Taiwan adalah kampung halamannya, dan dia pasti akan menunjukkan upaya penuh di depan semua orang.  Chou mengatakan bahwa Lee Zii Jia juga tampil dengan sangat baik. Chou mengaku kalau merupakan kebahagiaan terbesar dirinya bisa menampilkan perjuangan habis-habisan di kampung halaman sendiri atau di depan publik tuan rumah. Menurutnya, sebagai seorang pemain, kehormatan karakter lebih penting dari apapun. Apa yang beredar di video atau gambar bukanlah fakta. Di saat pandemi seperti ini, Chou berdoa agar semoga Tuhan memberkati semua, bisa terhindar dari bahaya virus.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here