Atlet Bulutangkis Malaysia
jupiterlotto

FFSPORTZ.COMBulutangkis Malaysia – Para atlet bulu tangkis Malaysia sudah mulai menggelar latihan kembali Di Akademi Badminton Negara (ABM) pada 1 Juni 2020 kemarin. Karena situasi masih dibayangi virus corona, maka pada saat latihan diterapkan protokol kesehatan yang sangat ketat.  Baru – baru ini, Pelatih kepala BAM, Wong Choong Hann mengatakan bahwa tidak adil memperlakukan para atlet seperti tahanan ketika semua orang di luar sudah mulai kembali ke rutinitas mereka. Setelah lebih dari tiga bulan, semua pemain, kecuali tim junior nasional akan melaporkan untuk pelatihan di ABM pada hari minggu mendatang .

BAM akan beri kelonggaran latihan atlet Malaysia agar tidak seperti tahanan

Sebelumnya diketahui bahwa ada 17 atlet bulu tangkis Malaysia termasuk delapan pemain yang berada di bawah program Road to Tokyo (RTT) dan para pelatih sudah diberi izin untuk melanjutkan pelatihan di ABM. Tentu dengan menerapkan prosedur standar operasional (SOP) yang ketat. Semua pihak yang berada di ABM baik atlet maupun pelatih akan terus mematuhi SOP mencakup larangan kontak dengan dunia luar hingga akhir Juni. Baru – baru ini, pihak BAM memutuskan akan beri kelonggaran latihan atlet Malaysia agar tidak seperti tahanan.

Choong Hann mengatakan bahwa ketika sisa pemain kembali pada hari minggu, mereka akan memiliki sedikit lebih banyak kebebasan. Mereka hanya perlu berhati – hati dan menjaga jarak sosial yang aman. Choong Hann dengan tegas mengatakan bahwa pihaknya tidak ingin memperlakukan para atlet mereka bak tahanan. Sedikit pengingat saja, pihak BAM telah menerapkan jarak sosial terkait upaya menghindari penularan virus corona, ABM tidak menggunakan seluruh lapangan latihan.  Dari 18 lapangan, hanya dipakai sembilan buah saja. Menurut mantan peringkat 1 dunia itu, SOP yang baru telah sesuai dengan Orde Pengendalian Gerakan Pemulihan yang sudah selesai hari ini.

BAM merasa lega semua sudah kembali seperti semula

Selain masalah latihan atlet bulu tangkis yang mulai dilonggarkan, Choong Hann mengungkapkan bahwa pelatih ganda putra yang baru diangkat asal Indonesia akan segera bergabung. Pelatih tersebut adalah Flandy Limpele, dia akan segera bergabung dengan kamp tim nasional Malaysia. Kemudian, dokumen – dokumen untuk izin kerja pelatih Indonesia itu telah disetujui oleh pihak berwenang setempat. Sang kepala pelatih BAM itu mengakui bahwa bergabungnya Flandy merupakan berita yang baik. Mereka sempat khawatir dengan izin kerja Flandy sebab Covid-19 telah membuat banyak orang berada dalam keadaan yang sulit.

Pihak BAM merasa lega karena semua sudah kembali seperti biasa atau kembali ke jalurnya. BAM hanya perlu melihat kapan Flandy bisa terbang. Kalau sudah sampai di Malaysia, Flandy harus dikarantina dulu selama 14 hari. Sebelumnya memang pihak BAM khawatir kalau proses kedatangan Flandy  alami hambatan karena pemerintah Malaysia masih belum memberi kelonggaran. Kedatangan Flandy ke Malaysia tergantung dari keputusan pemerintah untuk memperbolehkan orang dari luar Malaysia masuk.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here