Atlit All England Jalani Rapid Test Setelah Hendry Saputra Berstatus PDP Covid-19

FFSPORTZ.COM – Setelah gelaran All England 2020 usai nampaknya sudah tidak ada lagi turnamen buklutangkis dunia akan digelar. Semua turnamen bulutangkis entah dari BWF atau yang lain telah dilakukan penangguhan. Hal ini demi mencegah menyebarnya virus corona yang kian masif. Namun yang terpenting juga adalah atlit tanah air yang telah berjuang di All England kemarin akan menjalani rapid test sebab diketahui pelatih tunggal putra Hendry Saputra Ho berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) covid-19. Kemudian terakhir pihak PP PBSI juga menutup akses secara penuh ke Pelatnas, Cipayung, Jakarta guna menekan potensi penyebaran.

Pelatih tunggal putra Hendry Saputra Ho berstatus PDP Corona

Sekretaris Jendral PP PBSI Achmad Budiharto juga telah membenarkan kalau pelatih tunggal putra bulutangkis Pelatnas utama, Hendry Saputra Ho telah menjadi PDP Covid-19. Diketahui bahwa Hendry merasakan gejala pada hari ketujuh karantina mandiri atau isolasi di pelatnas Cipayung setelah dari turnamen All England 2020, Birmingham, Inggris. Pada gelaran All England 2020 yang berlangsung 11-15 Maret kemarin, Hendry mendampingi Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie dan Shesar Hiren Rushtavito. Setelah tiba di Tanah Air, semua anggota tim berangkat yaitu pemain, pelatih, official hingga therapist telah menjalani karantina 14 hari di Cipayung.

Menurut Budiharto, saat ini Hendry masih harus mengikuti serangkaian tes covid-19. Pihaknya menerima laporan dari tim dokter bahwa Hendry menunggu Swab test untuk memastikan apakah positif Covid-19 atau  tidak. salah satu dokter PBSI, Octaviani menambahkan bahwa gejala awal yang dirasakan Henry adalah demam, lemas, mua dan sulit makan. Selain itu, setelah dilakukan CT Scan, terdapat flek di paru – paru kiri, sedangkan Hendry tidak ada riwayat sakit paru sebelumnya.

Semua Anggota All England Indonesia jalani Rapid test

Setelah adanya kondisi status PDP covid-19 menimpa Hendry, selanjutnya para anggota All England Indonesia akan jalani rapid test. Hari ini, Rabu 25 Maret 2020 akan dilaksanakan Rapid Test oleh pihak PBSI. Kemudian, tindakan lainnya adalah melakukan isolasi semua orang yang telah melakukan kontak dengan Hendry sejak dia mengatakan ada keluhan. Diketahui karantina mandiri yang semula berlangsung 14 hari akan diperpanjang hingga awal April. Kemudian, Budiharto juga mengatakan bahwa bagi pelatih yang tidak tinggal di Asrama Pelatnas Cipayung telah diinstruksikan untuk tidak datang ke Pelatnas Cipayung hingga akhir pekan ini.

PBSI juga lakukan penutupan akses secara penuh dari dan ke Pelatnas, serta juga akan melaporkan kondisi tersebut kepada pihak federasi Bulu tangkis Dunia (BWF) melalui Ketua Bidang Hubungan Internasional Bambang Roediyanto. Sedang menurut Susy, Selaku Ketua Bidang Pembinaan Prestasi PBSI yang terkena isolasi mengatakan bahwa latihan tetap berjalan namun disesuaikan dengan situasi dan kondisi atlit.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here