Atlet Voli Asal Bali

FFSPORTZ.COMVoli Indonesia – Jika anda benar – benar pecinta voli di tanah Air, dan juga anda jeli dengan nama – nama pevoli bisa dikatakan kalau atlet voli yang cukup punya nama dan banyak diantara mereka berasal dari luar Jawa. Bukan menyinggung atau bagaimana, namun sekedar informasi saja nampaknya atlet voli yang berasal dari luar pulau Jawa cukup berpengaruh di kancah Proliga maupun Timnas. Sebut saja Rivan Nurmulki dari Jambi, Aprilia Manganang dari Sulawesi Utara, I Putu Randu dari Bali dan masih banyak lagi lainnya. Tidak menampikkan juga bahwa pevoli Jawa juga masih mendominasi. Kali ini akan kami berikan informasi mengenai atlet voli dari Bali. Siapakah atlet voli tersebut?

Atlet voli Bali masuk skuat Timnas Merah Putih

Melangkah mundur jauh ke tahun 2017 lalu, ada sejumlah nama – nama atlet voli dari Bali yang cukup menyita perhatian publik voli Indonesia. Mereka diantaranya adalah Komang Suarnata, I Kadek Juliadi dan Rudi Tirtana. Ketiga atlet voli dari Bali itu telah dipantau PBVSI untuk menjadi bagian dari skuat Timnas voli yang akan berlaga di SEA Games 2017 saat gelaran Proliga. Menurut Sekretaris Badan Timnas PP PBVSI Regi Nelwan, jika disinggung soal ketiga pemain voli itu, dia memberikan tanggapan yang serius. Regi mengatakan kalau nama I Kadek Juliadi adalah salah satu Tosser bagus di Proliga. Kemudian untuk Rudi Tirtana, meski tidak muda lagi namun fisiknya tetap prima.

Selain ketiga nama atlet voli dari Bali tersebut, masih ada lagi nama pevoli Bali yang cukup menyita perhatian pada gelaran SEA Games 2019 Filipina kemarin. Siapa lagi kalau bukan I Putu Randu. I Putu Randu dengan I kadek Juliadi bersama – sama membela klub Jakarta BNI 46 di kompetisi Proliga 2020 kali ini.  Meskipun keduanya tidak mendapat penghargaan individu seperti rekan – rekannya di Jakarta BNI 46, namun mereka benar – benar mampu membawa klub Jakarta BNI 46 keluar dari situasi buruk di gelaran voli Proliga 2020 ini.

I Kadek Juliadi Tosser andalan dari klub Jakarta BNI 46

Klub putra Jakarta BNI 46 memang telah mencuri perhatian para penikmat olahraga voli di gelaran Proliga 2020 putaran kedua kemarin. Pasalnya, klub yang di bela Sigit Ardian dan kawan – kawan itu telah mampu mengalahkan sang juara bertahan Proliga, Surabaya Bhyangkara Samator dengan skor 3-1 di GOR C’Tra Arena, Bandung. Ini merupakan kemenangan kedua Jakarta BNI 46 atas Surabaya Bhayangkara Samator. Selain itu, Klub yang di nahkodai oleh Samsul Jaiz ini juga mengalahkan tim pendatang baru, Lamongan Sadang MHS dan Tim tangguh Jakarta Pertamina Energi pada putaran kedua Proliga 2020 masing – masing dengan skor yang sama yaitu 3-2.

Dari perlawanan Jakarta BNI 46 dengan ketiga klub Proliga 2020 tersebut, menghadapi sang juara bertahan merupakan ujian berat. Pada awal set pertama mereka kerap tertingal jauh, namun secara perlahan mereka mampu mengimbangi. Akan tetapi perjuangan semakin berat ketika setter mereka, Dio Zulfikri harus ditarik keluar lapangan karena alami cedera ibu jari kiri setelah memblok smash keras dari Rendy Tamamilang. Akhirnya Dio digantikan pevoli Bali, I Kadek Juliadi di set kedua. Perubahan pemain membuat permainan Jakarta BNI 46 semakin berantakan dan tertinggal jauh dari Surabaya Bhayangkara Samator. Sang pelatih mengatakan bahwa dengan cederanya Dio, jakarta BNI 46 masih memiliki tosser andalan kedua, yaitu I Kadek Juliadi. Kemudian sektor Blok ditambah skill Kadek, secara perlahan klubnya semakin berjaya saat meladeni Surabaya Bhayangkara Samator.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here