US Open

FFSPORTZ.COMUS Open – Jagad tenis dunia diramaikan dengan pemberitaan digelarnya kembali turnamen usai pandemi virus corona. Turnamen pertama yang akan digelar adalah  US Open 2020. Turnamen ini digelar sesuai jadwal yang sebenarnya atau masih tetap dengan jadwal yaitu pada 24 Agustus hingga 13 September di Flushing Meadows, New York. Namun ada kabar yang cukup menyita perhatian pecinta tenis sebab pihak penyelenggara,  Asosiasi Tenis AS  atau USTA  melakukan pemangkasan pekerjaan. Mengapa itu mereka lalukan? Berikut informasi selengkapnya.

Asosiasi Tenis Amerika Serikat pangkas 110 pekerjaan

Pihak penyelenggara tenis US open 2020, Asosiasi Tenis  Amerika Serikat (USTA) mengatakan kalau mereka akan lakukan pemangkasan pekerjaan sebanyak 110 pekerjaan. Selain itu, mereka juga menutup kantornya di White Plains, New York. Hal ini adalah bentuk dari pengefisienan anggaran sebagai imbas dari pandemi virus corona.  Seperti yang sudah diketahui bersama, pandemi Covid-19 juga membuat keadaan finansial baik atlet maupun penyelenggara goyah. USTA menegaskan bahwa langkah pengamanan anggaran tersebut sangat diperlukan untuk memerangi dampak negatif jangka panjang dari pandemi dan memastikan turnamen unggulan US Open akan tetap menjadi acara tingkat kelas dunia.

Menurut Direktur Eksekutif USTA, Michael Dowse mengatakan bahwa pihaknya memiliki kesempatan untuk membayangkan kembali struktur organisasi demi melayani komunitas tenis di Amerika Serikat dengan lebih baik. Seperti yang diketahui bersama bahwa wabah virus corona telah membuat kalender tenis profesional dunia menjadi berantakan dan banyak yang mengalami penangguhan dan penundaan. Sebagai contohnya Wimbledon di Inggris sudah dipastikan batal, French Open atau Roland Garros, Perancis dilakukan penjadwalan ulang. Pihak USTA bersyukur untuk saat ini US Open masih tetap sesuai jadwal.

USTA perkirakan hemat simpanan sebab merumahkan karyawan

Menurut pernyataan dari sang Direktur Eksekutif USTA, dia mengatakan bahwa struktur baru dari US Open 2020 memungkinkan USTA untuk lebih gesit dan mampu menghemat biaya. Selain itu juga mendekatkan para petenis di tingkat lokal. Sayangnya pihak Asosiasi masih memiliki tantangan bagi banyak keluarga USTA yang terkena dampak negatif dari pengurangan personil organisasi. Tak lupa Dowse mengucapkan banyak terima kasih kepada setiap anggota staf USTA atas dedikasi mereka kepada oraganisasi.  USTA memperkirakan bisa menghemat simpanan mereka senilai lebih dari Rp 278 miliar dari pengurangan gaji manajemen dan merumahkan karyawan mereka sebanyak 100 orang.

Dalam melakukan penghematan, pihak USTA telah membatalkan sejumlah serangkaian acara mereka. Sebagai contohnya pertemuan tahunan dan semi-tahunan, program dalam pemasaran, pengembangan pemain dan operasi dihilangkan dan semua proyek modal yang tidak terlalu penting ditunda.  Selain itu juga akan dilakukan pengurangan yang cukup signifikan terhadap biaya pertemuan dan perjalanan untuk tahun 2021-2023. Mereka hanya melakukan satu kali pertemuan tahunan untuk sukarelawan dan stafnya yang bisa dibiayai oleh USTA. Sementara untuk kantor yang ditutup yaitu While Plains, Dowse mengatakan bahwa staf yang tersisa akan ditempatkan kembali di lokasi yang belum ditentukan di New York. Sebenarnya pihak USTA sudah melakukan rencana proyek untuk merestrukturisasi organisasi sejak 2018 akan tetapi prosesnya dipercepat akibat pandemi corona.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here