Aprilia Manganang TNI AD
jupiterlotto

FFSPORTZ.COMAprilia Manganang – Bukan rahasia lagi, terutama pecinta bola voli Tanah Air, profesi seorang atlet kadang juga merangkap juga profesi lainnya misalnya polisi, tentara atau yang lain. Semua bidang pekerjaan telah terkena imbas dari Covid-19 ini, hampir seluruh dunia alami krisis. Ada informasi menarik dari atlet voli putri Aprilia Manganang. April begitu sapaan dari pevoli putri tangguh tersebut mengambil hikmah positif dari wabah virus corona yang melanda Indonesia. Hikmah positif dari seorang Aprilia Manganang adalah meskipun gaji dari Proliga dihentikan, namun dia masih memiliki pemasukan dari profesinya sebagai prajurit TNI.

April tetap ada pemasukan meski gaji dari Proliga sudah tidak ada

Setelah gelaran Proliga 2020 dihentikan, seluruh atlet dipulangkan kerumah masing – masing, namun tidak bagi Aprilia Manganang. Dia harus menetap di Bandung untuk melakukan latihan demi ajang Piala Kartini.  Dia berlatih dengan rekan – rekannya di Angkatan Darat atau TNI AD. Sekarang gelaran Proliga sudah dihentikan begitu juga pemasukan atlet dari klub juga tidak ada. Namun dirinya masih bersyukur karena masih ada pemasukan dari TNI AD.

Sementara itu, disisi lain, Asisten Kesejahteraan rakyat DKI Jakarta Catur Laswanto mengatakan kalau Pemprov DKI Jakarta berencana memangkas sejumlah tunjangan Pegawai Negeri Sipil (PNS) sebagai imbas dari mewabahnya virus Covid-19. Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) atau Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) seluruh PNS menurut rencana juga akan dilakukan pemangkasan sebesar 50 persen. Selain itu, tunjangan transportasi pejabat direncanakan akan dihapus. Kemudian, Pemprov DKI juga akan mencoret gaji ke-14 pegawai. Tidak berhenti sampai disitu, tunjangan Hari Raya (THR) kepada pegawai kemungkinan juga ditiadakan. Namun masih belum ada informasi yang jelas mengenai rinciannya. Kabarnya, untuk yang mendapatkan THR hanyalah PNS berlevel Eselon III ke bawah dengan pengurangan jumlah nominalnya.

April mengambil hikmah atas bencana yang terjadi

Aprilia dan pemain voli lainnya juga terkena imbas dari virus corona tanpa terkecuali. Dia tidak bisa melanjutkan membela klub Bandung bjb Tandamata yang sudah masuk final four sebab turnamen sudah ditiadakan sejak bulan Maret lalu. Padahal dia sangat berambisi untuk membawa klubnya lolos dan meraih juara Proliga 2020. Walhasil cita – citanya harus pupus di tengah jalan. Dia sangat menyayangkan kondisi ini secara pribadi. Namun apadaya, turnamen voli paling kondang di Indonesia itu terpaksa dihentikan saat babak final four dan diputuskan tidak ada gelar juara.

Atlet voli kini berusia 28 tahun itu hanya bisa bersikap positif dalam menyikapi kondisi yang sedang terjadi. Dia tidak sendiri yang terkena imbas dari virus yang berasal dari Wuhan, Tiongkok ini.  April mengaku kalau sudah lama, kurang lebih hampir dua bulan tidak ada kegiatan kompetisi. Namun, untuk mengobati rasa kangennya dengan voli, dia masih bisa melakukan latihan bersama rekan – rekan di kantor. Meski hanya sebentar, namun latihan bersama rekan – rekannya sudah lumayan cukup. Adik dari pevoli Amasya Manganang itu juga mengaku kalau dalam kejadian ini memberi hikmah lain yang cukup berharga misalnya cukup banyak lakukan olahraga, lebih rajin cuci tangan dan bersih – bersih rumah.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here