Angelique Kerber
jupiterlotto

FFSPORTZ.COMAngelique Kerber – Jika pada kejuaraan tenis bergengsi Wimbledon musim 2019 lalu gelar juara diraih petenis asal Rumania, Simona Halep disektor putri, lalu masih ingat dengan peraih gelar juara sebelumnya? Di turnamen tenis Wimbledon musim 2018 lalu dimenangkan oleh Angelique Kerber. Baru – baru ini, petenis berkebangsaan Jerman itu telah memutuskan untuk reuni dengan mantan pelatihnya, Torben Beltz. Petenis cantik kelahiran 18 Januari 1988 itu sebelumnya dilatih oleh Dieter Kindlmann. Namun seiring menurunnya performa akhirnya Angelique memutuskan untuk berpisah dengan sang pelatihnya tersebut. Kerjasama Angelique dengan Dieter Kindlmann tercatat sudah berjalan selama delapan bulan sejak 2019 lalu.

Angelique Kerber catatkan hasil gemilang dibawah asuhan Torben Beltz

Angelique Kerber telah catatkan hasil gemilang dibawah asuhan  Torben Beltz di musim – musim sebelumnya. Petenis 32 tahun itu telah memenangkan dua dari tiga gelar Grand Slam yang telah dirinya raih, yaitu pada turnamen Australian Open dan US Open di musim 2016. Petenis yang memulai debut profesionalnya pada 2003 itu bahkan sempat bertengger di peringkat 1 dunia pada periode tersebut. Tak berhenti di situ saja, di bawah bimbingan Beltz, Kerber juga memenangkan medali perak Olimpiade Rio tahun 2016 silam. Masih di musim yang sama, Angelique melaju ke partai puncak WTA finals sebelum kalah dari Dominika Cibulkova.

Sedangkan untuk musim berikutnya, merupakan musim yang sangat buruk bagi seorang Angelique Kerber. Ia gagal untuk memenangkan turnamen besar mana pun. Kemudian, Angelique memutuskan untuk berpisah dengan Beltz dan menunjuk Wim Fisette sebagai penggantinya. Di bawah bimbingan Fisette, Angelique memenangkan turnamen tenis bergengsi Wimbledon di musim 2018. Namun, kerja sama mereka tidak bertahan lama. Setelah itu, Angelique menunjuk pelatih Dieter Kindlmann pada November 2019 lalu.

Angelique Kerber jalin kerjasama dengan Torben Beltz sejak 2004

Sebelum bersama Angelique Kerber, Dieter Kindlmann pernah bekerja sama dengan Maria Sharapova, Anastasia Pavlyuchenkova, Laura Robson, dan Madison Keys. Ternyata sosok Kindlmann dibalik lolosnya Madison Keys ke final US Open musim 2017 namun harus kalah dari Sloane Stephens. Sementara itu, untuk Torben Beltz, sebenarnya sudah terjalin kerjasama yang cukup lama yaitu setelah satu tahun masa awal karier profesional Angelique Kerber tepatnya tahun 2004 hingga 2013. Sempat berpisah dan kembali bekerjasama pada 2015 – 2017 lalu.

Kini, Angelique Kerber akan menjalin kerjasama lagi dengan Torben Beltz. Ia berharap bahwa akan menemukan performa terbaik di bawah bimbingan Beltz dimana pelatih yang pernah mengantarkannya menuju salah satu kesuksesan terbaiknya. Pada musim 2020 kali ini, Angelique Kerber hanya melakoni tiga turnamen sebelum pandemi menyerang, termasuk melaju ke babak 16 besar Australia Open 2020. Ia tak mampu memperlihatkan performa terbaiknya terutama di ajang Grand Slam. Sebagai catatan, Angelique Kerber telah menjadi salah satu pemain tenis tertua yang meraih peringkat satu untuk pertama kali.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here