Amerika Serikat Rekrut Calon Tentara Menggunakan Pendekatan Esports

FFSPORTZ.COM – Menurut data pada tahun 2018 lalu tentara amerika serikat telah banyak mengalami banyak anggota. Mereka masih kekuarangan anggota tentara sebanyak 6500 personil. Hampir selama dua tahun ini ini mereka gagal capai target rekrutmen tentara. Namun mereka terus mencari cara untuk menarik minat para pemuda dengan berbagai cara. Ryan Mc carthy selaku Army Secretary mengatakan bahwa amerika harus dekati pemuda dengan rentan umur 17 – 24 tahun. pertanyaan yang harus amerika jawab  adalah bagaimana mereka berkomunikasi dan menyampaikan pesan yang tepat pada generasi muda mereka.

Tentara Amerika terjun ke dunia Esports untuk mendekati generasi muda

Pilihan untuk terjun ke dalam dunia Esports adalah pilhan tentara amerika untuk menarik calon yang berpotensi  menjadai Tentara Amerika. Menurut sumber yang cukup terpercaya, ada sekitar 72% pria diamerika yang berumur dibawah 30 tahun memiliki profesi sebagai Gamer.  Dengan data tersebut, maka Amerika serikat akan terasa mudah menarik minat calon tentara mereka dengan mengikuti tren yang saat ini kaula muda Amerika gandrungi yaitu game atau Esports.

Pada tahun 2019 lalu, sudah dibentuk tim esports yang beranggotakan tentara Amerika Serikat. Tim esports ini adalah hasil penyaringan dari 6500 tentara dan akhirnya hanya diambil 30 orang anggota. Nantinya tim ini akan berlatih selama 6 jam sehari dan diajarkan bagaimana berhubungan dengan masyarakat, selain itu juga mereka akan berlatih komunikasi dari calon tentara yang berpotensi. Jadi tidak hanya berprofesi sebagai tentara, akan tetapi mereka atau tim ini juga merupakan gamers.

Akses informasi menjadi penghambat proses rekrutmen tentara Amerika

Para tentara Amerika Serikat yang merupakan gamer tersebut akan terjun langsung untuk berkomunikasi dengan para gamers. Diketahui bahwa para calon tentara sebelumnya memiliki masalah dengan akses Informasi di dunia kemiliteran Amerika, maka dengan dibentuknya tim ini akan membuat para calon yang kebanyakan gamers akan tertarik.

Kunci dari proses pencarian atau rekrutmen tentara kali ini adalah memperlihatkan kesamaan para tentara dengan calon yang potensial. Tim tentara esports tersebut mendatangi sekolah dan juga acara esports dengan membawa kendaraan yang bermuatan perlengkapan bermain game seperti PC dan konsol game. McCarty sempat mengira bahwa  timnya tidak tahu cara menyasar anak – anak muda. Namun ia merasa bahwa mereka sukses dengan pendekatan ini. Dan kedepan cara ini akan tetap digunakan untuk rekrutmen selanjutnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here