Ambisi Sarri Bawa Juventus Raih Juara Liga Champion Dengan Korbankan Scudetto

FFSPORTZ.COM – Baru – baru ini jagad sepak bola itali dan Eropa telah dihebohkan dengan pernyataan pelatih Juventus Maurizio Sarri . Pelatih top tersebut telah menegaskan kepada skuadnya bahwa Juventus hanya memiliki tujuan raih Scudetto. Akan tetapi jika Juventus ingin trofi Liga Champions, maka tidak menutup kemungkinan Si nyonya tua harus melepas Scudetto. Juventus telah menjadi rajanya Serie A selama delapan musim beruntun. Si Nyonya Tua punya peluang meraih gelar Scudetto yang kesembilan secara beruntun.

Juventus pimpin klasemen Liga Seri A Italia lebih bermabisi Liga Champions

Dari semenjak laga terahir yaitu dengan klub SPAL, diketahui bahwa Juventus saat ini memimpin klasemen liga Seri A Italia dengan 60 poin dari 25 laga. Mereka unggul dari klub Lazio yang baru bermain sebanyak 24 kali yaitu mampu unggul 4 angka. Pencapaian gemilang dari Juve dalam arungi Liga Seri A Italia selama delapan musim terakhir ini berbeda jauh dengan pencapaian mereka di Liga Champions.

Ketika Juventus masih dinahkodai oleh pelatih lama mereka yaitu Bianconeri dua kali gagal di final saat Massimiliano Allegri, Bianconeri tercatat alami dua kali kegagalan di dua final Liga Champions.  Melihat masa lalu tersebut, Tak bisa dipungkiri lagi, bahwa rebut trofi Liga Champions adalah ambisi besar Juventus. Terlebih lagi semenjak manajemen telah mendatangkan mega bintang sepak bola dunia, Cristiano Ronaldo pada musim lalu. Meski musim lalu, Juventus belum mampu mengangkat trofi liga champions, dengan perombakan besar – besaran klub pada musim ini, maka diharapkan Juventus mampu raih titel juara Liga Champions.

Juventus raih posisi runner up terbanyak Liga Champions

Diketahui bahwa Juventus terakhir kali meraih titel juara Liga Champions saat musim 1995/1996 lalu. Terhitung sudah 24 tahun mereka tidak menikmati momen untuk mengangkat trofi “Si Kuping Besar” tersebut.  Menurut laporan terpercaya, menyebutkan bahwa Klub sepak bola asal kota Turin ini menyandang status runner-up terbanyak di Liga Champions. Juventus lolos hingga babak final Liga Champions namun kalah diantaranya pada 1973, 1983, 1997, 1998, 2003, 2015, dan juga 2017 kemarin.

Sarri menyadari bahwa dengan merebut trofi liga Champions, dia akan mampu mewujudkan impian juventus dan para fans fanatic mereka. Namun, di sisi lain Sarri juga mengingatkan bahwa Trofi Scudetto adalah tujuan dan harus ada yang dikorbankan jika ingin raih kemenangan liga Champions. Sarri sempat mengatakan bahwa “dalam hidup kadang – kadang ada baiknya mengejar impian kita dan kehilangan tujuan kita. Ini adalah kompetisi yang berada dalam jangkauan 10-12 klub, jadi siapapun yang akan keluar sebagai juara bukan hanya klub terbaik akan tetapi juga klub yang beruntung. Juventus masuk dalam 16 besar Liga Champions. Bianconeri akan ditantang Lyon di leg pertama pada Kamis 27 Februari 2020 mendatang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here