All England Lawn Tennis Club Putuskan Membatalkan Wimbledon 2020
jupiterlotto

FFSPORTZ.COM – Sebelumnya diketahui bahwa ada keterangan dari pejabat federasi tenis Jerman, Dirk Hordroff mengatakan bahwa salah satu dari 4 turnamen tenis Grand Slam yaitu Wimbledon akan ditunda. Kemudian pada 1 April 2020 kemarin muncul pernyataan dari All England Lawn Tennis Club (AELTC)bahwa Grand Slam Wimbledon dipastikan tidak akan digelar pada tahun ini. Keputusan yang cukup sulit tersebut muncul setelah dilakukan pertimbangan. Kejuaraan Wimbledon menjadi ajang olahraga yang bergengsi terbaru yang terkena imbas pandemi global virus corona setelah turnamen tenis French Open telah lebih dulu harus merevisi jadwalnya.

AELTC putuskan membatalkan Grand Slam Wimbledon

Sebelumnya juga diketahui bahwa Federasi Tenis Internasional (ITF), Association of Tennis Professionals (ATP) dan Women’s Tennis Association (WTA) sudah menangguhkan seluruh kompetisi hingga 7 Juni 2020. Namun sulitnya memprediksi kapan pandemi berakhir maka dari itu membuat All England Lawn Tennis Club (AELTC) memutuskan membatalkan grand Slam yang seharusnya digelar pada 29 Juni hingga 12 Juli itu. Menurut perwakilan AELTC mengatakan bahwa hal yang terpenting adalah kesehatan dan keselamatan semua orang yang selalu membantu Wimbledon bisa digelar diantaranya masyarakat Inggris, para atlet tenis, staf kemudian relawan lalu para fans dan warga sekitar.

Seiring dengan keputusan pembatalan tersebut, maka Wimbledon edisi ke-134 baru akan digelar antara 28 Juni hingga 11 Juli 2021 mendatang. Jika menengok kembali sejarahnya, ini menjadi kali pertama ajang turnamen Grand Slam batal digelar sejak perang dunia I (1915-1918) dan perang dunia II (1940-1945) silam. Selain Wimbledon, ada sejumlah kejuaraan tenis yang terpaksa sudah mengalami penundaan. Beberapa turnamen tersebut di antaranya adalah Indian Wells Masters, Prancis Terbuka, dan Miami Terbuka. Peniadaan ajang Wimbledon 2020 juga yang pertama kali sepanjang open era (1968).

Simona Halep menanggapi keputusan pembatalan Wimbledon

Ketika pembatalan ajang Wimbledon dibatalkan sontak membuat sejumlah pihak memberikan respon. Salah satu datang dari juara bertahan tunggal putri Wimbledon yaitu petenis Simona Halep. Halep menanggapi keputusan pembatalan Wimbledon melalui media sosial. Dia merasa sangat sedih mendengar Wimbledon ditiadakan pada tahun ini. Akan tetapi Bagi AELTC, keputusan responsif tersebut akan lebih baik bagi seluruh pihak yang terlibat dalam Wimbledon ketimbang membiarkannya berlarut – larut. Setelah mempertimbangkan semua hal, pembatalan turnamen adalah keputusan yang terbaik.

Simmona Halep juga berempati pada apa yang sekarang terjadi. Dia mengatakan kalau saat ini semua orang menhadapi masalah yang sangat besar. Dia juga percaya bahwa turnamen ini akan kembali seperti biasa. Saat ini diketahui bahwa korban virus covid-19 di Inggris ada 29.474 kasus denga 2.352 orang meninggal dunia dan135 orang dinyatakan telah sembuh.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here