Roger Federer Wimbledon
jupiterlotto

FFSPORTZ.COM Roger Federer – Lama tak mendengar kabar dari mantan petenis nomor satu dunia, Roger Federer. Sebagai petenis yang bisa dibilang senior, Roger Federer mengakui bahwa dirinya merindukan ajang tenis Wimbledon. Tentu apaplagi setelah ajang tenis tertua itu diumumkan dibatalkan pada tahun ini akibat pandemi virus corona. Akan tetapi, dirinya berharap bahwa untuk ajang salah satu grand slam yang di gelar di  Grass-court tersebut bisa turun pada musim depan yaitu tahun 2021. Seperti yang sudah diketahui bersama, petenis yang lahir di Binningen (dekat Basel), Swiss, 8 Agustus 1981 tersebut telah menjalani dua operasi lutut pada musim ini. Petenis yang kini berusia 38 tahun itu mengumumkan bahwa dirinya tidak akan bermain lagi sampai musim depan.

Roger Federer mengaku merindukan ajang tenis Wimbledon

Jika mengacu pada kondisi normal, pekan ini adalah pekan kedua dari ajang tenis Wimbledon. Dalam ajang turnamen Wimbledon, Federer total telah memenangkan sebanyak delapan kali. Dibatalkannya Wimbledon ini adalah yang pertama kali sejak perang dunia kedua. Dalam acara perilisan Roger Center Court yaitu sepatu lari yang diciptakan merk sepatu Swiss, On, Federer mengaku secara pribadi sangat senang karena tinggal di tempat sama untuk waktu yang lama. Mungkin tempat ini adalah kampung halamannya.

Federer mengatakan bahwa sudah lebih dari 25 tahun meninggalkan kampung halamannya. Salah satu anggota dari The Big Three itu mengakui kerinduannya pada ajang tenis bergengsi Wimbledon. Dalam pemaparannya, dia mengaku bahwa saat ini dirinya ingin berada di sana dan bermain di lapangan utama demi satu tempat di pekan kedua. Hal itu merupakan salah satu tujuan besar Federer  dan dengan alasan itulah pemegang rekor peraih gelar Grand Slam terbanyak itu bekerja keras demi memulihkan diri setiap harinya dan berlatih keras. Selain itu, Federer juga mempersiapkan diri secara fisik selama 20 pekan pada musim ini.

Federer targetkan bisa turun di Wimbledon musim depan

Federer menyatakan bahwa pandemi Covid-19 memberinya kesempatan untuk memulihkan diri setelah operasi, tetapi dia menyatakan bahwa dirinya harus bersabar seperti menunggu untuk kembali ke lapangan. Selain itu, momen pasca operasi ini sangat penting baginya karena demi mengetahui apakah dirinya ingin terus melangkah. Kemudian, pada saat ini juga digunakan Federer untuk merefleksi diri. Sekarang ini Federer berada di gunung, terisolasi, tidak bertemu siapa pun. Bahkan dia tidak bertemu orang tuanya hampir tiga bulan lamanya. Federer dan semua orang sangat serius dan tegas dengan kondisi ini.

Turnamen tenis ATP dan WTA direncanakan akan kembali digelar pada Agustus mendatang meski sejumlah petenis terinfeksi virus Covid-19 belakangan ini. Mungkin Federer harus bersiap untuk melepas status pemegang rekor terbanyak peraih grand slam. Sebab rivalnya, petenis asal Spanyol, Rafael Nadal siap mengambil alih posisinya.  Perolehan gelar Grand Slam Nadal hanya terpaut satu gelar dari Federer. Federer meraih 20 gelar Grand Slam sementara Nadal mengoleksi 19 buah. Ada petenis lain yang masih berpeluang juga untuk menggantikan posisi Federer, siapa lagi kalau bukan petenis nomor satu saat ini, Novak Djokovic.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here