Ajang All England 2020 Menjadi Arena Petarungan Menuju Olimpiade Tokyo 2020
jupiterlotto

FFSPORTZ.COM – Hari ini 11 Maret 2020 perhelatan bulutangkis paling tua di dunia yaitu All England 2020 mulai digelar. Turnamen ini menjadi turnamen bulu tangkis paling dinantikan para pebulu tangkis saat sejumlah turnamen lainnya dibatalkan akibat wabah Covid-19 atau Corona. Ditengah banyaknya turnamen bulutangkis yang dibatalkan misalnya Jerman Terbuka, Lingshui China Masters, Polandia Terbuka, dan Ciputra Hanoi Yonex Inernational Challenge. Kemudian Kejuaraan Asia 21 April mendatang dipindah dari Wuhan ke Manila, Filipina. maka All England menjadi turnamen yang penuh dengan atmosfer persaingan para atlit untuk menambah poin demi lolos ke Olimpiade Tokyo 2020 nanti.

Banyak Atlit bulutangkis dunia saling kejar poin di All England

Untuk dapat berpartisipasi di All England 2020, Diketahui bahwa skuat Tiongkok sudah berlatih  di sejak pertengahan Februari. Menurut Asosiasi Bulu Tangkis China (CBA), mereka menilai  bahwa atlit Tiongkok tidak dapat melewatkan All England untuk mas kualifikasi dan akumulasi poin Olimpiade yang akan berakhir pada 26 April 2020 nanti. Hal serupa juga mungkin dilakukan para atlit bulutangkis dunia lainnya di turnamen yang akan digelar di Birmingham, Inggris.

Sementara untuk atlit bulutangkis tanah air ada nama Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja dimana mereka juga mengandalkan All England demi target menempatkan dua ganda campuran Indonesia di Olimpiade. Hafiz/Gloria harus dapat memanfaatkan All England 2020 kali ini semaksimal mungkin sebab mereka kehilangan menambah poin di German Open 2020 karena dibatalkan serta ada kekhawatiran dengan adanya pembatalan turnamen lain. Pihak PBSI melalui pelatih ganda campuran pelatnas bulutangkis, Richard mainaky menrgetkan ganda Hafiz/Gloria minimal tembus ke perempat final All England untuk mempertahankan posisi ke-8 dunia dan memperoleh peluang lolos ke Olimpiade Tokyo.

Peta persaingan di turnamen All England para atlit bulutangkis dunia

Menyadari persaingan berat sejak babak pertama, meski belum pernah mengikuti turnamen pemanasan sebelumnya, hafiz/Gloria harus cepat beradaptasi secepat mungkin dengan kondisi lapangan All England. Ganda campuran dari berbagai negara juga siap bersaing di turnamen ini misalnya yang menjadi pesaing dalam perebutan poin yaitu Ganda campuran Malaysia yaitu peringkat ke-9 dan ke-11 dunia, Tan Kian Meng/Lai Pei Jing dan Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie. Belum lagi dengan ancaman dari pasangan campuran top dunia asal Tiongkok dimana mereka menempati peringkat teratas yaitu Zheng Siwei/Huang Yaqiong dan Wang Yilyu/Huang Dongping.

Selain mereka, jangan lupa dengan Ganda campuran asal Jepang Yuta Watanabe/Arisa Higashino, kemudian ada juga ganda campuran dari Thailand yaitu Dechapol Puavaranukroh/Sapsiree Taerattanachai dan tentu dengan ganda campuran dari rekan senegara dan sepelatnas yaitu Praveen/Melati Daeva Oktavianti. Ganda – ganda ini siap menjadi kandidat juara juga di All England. Di gadang – gadang bahwa Persaingan di All England ini merupakan gambaran singkat dari Persaingan di Olimpiade Tokyo 2020 nanti.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here