Ahli Virolog Jerman Nyatakan Sikap Pesimisnya Terhadap Kelanjutan Bundesliga

FFSPORTZ.COM – Seiring dengan mewabahnya virus corona diseluruh penjuru dunia, maka tidak sedikit aktivitas manusia akan tertunda bahkan dihentikan. Terlebih lagi bagi gelaran sepakbola yang ada di Negara Jerman. Menurut salah satu Profesor pakar virus Jerman atau virology, Jonas Schmidt-Chanasit mengatakan bahwa dirinya pesimis dengan kompetisi sepak bola negeri Humberger tersebut pada musim 2019-2020 ini bisa dilanjutkan.

Wabah virus corona di Jerman masih belum berakhir dalam waktu dekat

Jonas Schmidt-Chanasit menjelaskan bahwa pandemi covid-19 ini penyebarannya di Jerman terasa masif. Wabah virus corona dinegaranya masih belum berakhir dalam jangka waktu dekat ini. Jika liga dipakasakan untuk berlanjut maka dapat memperburuk keadaan. Liga yang dimaksud oleh Schmidt-Chanasit secara khusus yaitu soal Liga Jerman. Sebagaimana diketahui bahwa Liga Jerman atau Bundesliga sudah tidak bergulir sejak sepekan lalu sebab virus corona yang semakin menyebar di sana. Dengan menghentikan liga tersebut, menurut Jonas adalah tindakan yang tepat.  Sedangkan dari pihak penyelenggara liga, untuk target awalnya adalah memulai kembali liga pada bulan April mendatang.

Berbeda dengan pandangan Jonas Schmidt, untuk melanjutkan kembali laga nampaknya mustahil. Dia mengatakan bahwa dengan melanjutkan liga Jerman ini maka dinilai sesuatu yang tidak realistis. Dia lebih mempertimbangkan dan melihat bagaimana situasi di Eropa dan apa yang kemungkinan bisa terjadi karena virus mematikan ini. Menurut Virolog dari Universitas Hamburg ini, secara tegas dia menyatakan jika memaksakan hal tersebut atau untuk melanjutkan Liga,maka hanya akan memicu situasi yang bakal lebih buruk

Opsi laga tanpa ada penonton bukan merupakan pilihan yang tepat

Opsi lain yang dapat dipilih adalah dengan melanjutkan laga meski tidak hadirnya penonton. Memang jika dilihat secara sederhana, opsi ini mampu menekan berkumpulnya manusia di stadion untuk menyaksikan pertandingan. Namun, menurut Jonas, hal ini bukan berarti cara yang efektif karena masih akan membuat orang berkumpul untuk menonton meski tidak datang ke Stadion. Opsi lain yang diusulkan oleh pihak terkait adalah memainkan laga tanpa penonton. Acara atau kegiatan yang melibatkan kerumunan orang harus segera diakhiri. Kalaupun ingin melanjutkan laga, maka baru bisa dilakukan pada tahun depan yaitu 2021.

Jika menilik secara akal sehat, saran dari Virolog asal Berlin tersebut ada benarnya. Sepak bola tak aka nada artinya tanpa adanya penonton atau supporter. Namun, kabar buruknya untuk saat ini para supporter tidak diperkenankan berkumpul menonton pertandingan demi mengantisipasi penyebaran covid-19 lebih meluas lagi. Jika melihat data hari ini, Jerman menempati urutan kelima sebagai negara dengan kasus positif Corona terbanyak di dunia. Tercatat ada 20.142 kasus positif terinfeksi virus corona dan 70 orang diantaranya dinyatakan meninggal dunia serta 180 sudah dinyatakan sembuh. Kemudian Tiongkok masih menjadi urutan tertinggi untuk kasus Corona, akan tetapi untuk kasus yang meninggal tertinggi telah dialami negara Italia yaitu mencapai 4. 032 korban.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here