Ghaida Nurul

FFSPORTZ.COMGhaida Nurul – Beberapa hari lalu telah diberitakan bahwa salah satu atlet bulu tangkis tunggal putri, Ghaida Nurul Ghaniyu memutuskan untuk memilih hijrah ke salah satu klub bulu tangkis di Montreal, Kanada pada Maret 2019 lalu. Dia diketahui disponsori oleh Atwater Club.  Ghaida bahkan juga sempat membeberkan suka duka bermain di Kanada usai meninggalakn Pelatnas Cipayung pada 2018 lalu. Diketahui bahwa sebelum memutuskan untuk bergabung dengan Kanada, salah satu mantan anak didik PB Djarum tersebut diketahui mendapat tawaran dari Tiongkok, Swiss dan Bahrain. Namun, ketiga tawaran tersebut masih belum cocok, dan akhirnya ia memilih salah satu Klub bulu tangkis Kanada dan mendapat status pemain dan sparing.

Ghaida ungkapkan suka duka bermain di Kanada

Setelah tinggal di Kanada lebih dari setahun, Ghaida menceritakan suka duka bermain di sana. Ia sudah bermain di sana kurang lebih setahun, namun Ghaida mengaku kalau ia sempat bermain di ganda campuran bersama Alexander Bianchini dan ganda putri bersama Maria Zambrano. Meskipun diketahui bersama, kalau selama di Pelatnas Ghaida adalah atlet bulu tangkis sektor tunggal putri. Tak hanya itu, Ia mengaku bahwa Kanada memiliki toleransi yang sangat tinggi dan sangat menghargai perbedaan satu dengan yang lain, sebab Montreal termasuk kota Multicultural City. Dia mengatakan kalau ada banyak makanan dan supermarket yang halal sehingga memudahkannya yang memang seorang muslim untuk berbelanja.

Sementara untuk dukanya, Ghaida juga mengaku kalau selama tinggal di Montreal  adalah kerinduanya pada makanan asli Indonesia, selain memang dia sangat jauh dari keluarga. Ghaida belum sempat pulang selama satu tahun ini dan ditambah dengan adanya pandemi virus corona ini juga. Dalam proses adaptasi, Ghaida mengatakan kalau dirinya tidak alami kesulitan dan sejauh ini ia sudah berhasil memenangkan enam gelar bulutangkis internasional dan satu kali runner up di turnamen internasional yaitu Peru Future Series.

 Ghaida ungkap beda bermain antara Indonesia dan Kanada

Tak lupa juga bahwa Ghaida sempat mengungkapkan bedanya suasana bermain antara di Indonesia dengan Kanada. Pertama, kalau bermain di Indonesia, suasananya selalu 1 regu dengan level yang sama kurang lebih, kategori dan umur yang sama. Lalu untuk di Kanada, ia mengatakan kalau di sana berupa Open Club. Sehingga para atlet biasanya campur semua baik putri dan putra dengan kategori lainnya dan bahkan atlet di Kanada itu selalu mengikuti suatu pertandingan mereka selalu dalam rangkap 3 sejak kecil atau pemula.

Menurut pengakuan dari seorang Ghaida Nurul Ghaniyu, turnamen di propinsi Quebec 2019 merupakan turnamen bulu tangkis yang paling berbekas atau berkesan dalam ingatannya. Hal ini dikarenakan bahwa dalam pertandingan tersebut, telah berhasil meraih gelar di tiga sektor, diantaranya tunggal putri, ganda campuran dan ganda putri. Ia juga tercatat telah sukses meraih gelar di Peru International Series 2019, Mexico International Series dan Guetamala International Series 2019.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here