Asia Pacific Predator League 2020

FFSPORTZ.COMAsia Pacific Predator League 2020 – Setelah sempat mengumumkan penundaan pada Gelaran Asia Pacific Predator League 2020 pada awal Februari lalu, kini Acer mengumumkan bahwa gelaran tersebut akan Ditunda hingga bulan April-Juni tahun depan. Masih sama penyebabnya apa lagi kalau bukan pandemi virus corona yang masih merebak. Jika melihat jadwal sesungguhnya, gelaran Asia Pacific Predator League 2020 akan digelar pada 19-23 Februari 2020. Pihak Acer beralasan bahwa kesehatan dan keselamatan komunitas gaming tetap menjadi perhatian utama Acer, dan saat ini pihaknya telah menjalin kerjasama dengan pihak-pihak kesehatan yang berwenang.

Acer tunda Gelaran Asia Pacific Predator League 2020 hingga April-Juni 2021

Pada 10 Juni 2020, Rabu ini, Presiden Operasional Regional Acer Pan Asia pacific, Andrew Hou mengatakan bahwa melihat kondisi dari  Covid-19 yang sedang berlangsung, pihaknya telah membuat keputusan untuk memindahkan kompetisi final ke bulan April-juni 2021. Mereka sangat peduli dengan keselamatan dan kepentingan bersama para peserta, penggemar, penonton, dan staf yang terlibat dalam turnamen. Hingga pada saat ini hampir 20 ribu tiket yang telah terjual dan sesuai jadwal pula, gelaran ini akan diselenggarakan di Manila, Filipina pada Februari 2020 di SM Mall of Asia Arena, Pasay City.

Untuk diketahui bahwa ada Sebanyak 17 negara telah bergabung dalam kompetisi kualifikasi lokal yang diadalan sejak Oktober 2019 lalu. Gelaran Pertama Asia Pacific Predator League ini digelar di Jakarta pada 2018 lalu, hal ini sebagai bentuk upaya memperkuat komitmen Brand Predator dan mendukung industri gim di Indonesia.  Selanjutnya, untuk turnamen yang kedua, diadakan di Stadion Nimibutr,Bangkok, Thailand. Menakjubkannya, gelaran kedua itu ditonton sekitar 10 ribu penggemar secara rea-time dengan mengumpulkan 4,3 juta tontonan daring dan jumlah penonton secara bersamaan hingga mencapai 123 ribu.

Penyelenggara turnamen akan hubungi tim jika sudah ditentukan jadwal

Untuk selanjutnya, seluruh tim yang sudah memenuhi syarat dari kompetisi lokal sebelumnya akan dihubungi oleh pihak penyelenggara. Tentu jika tanggal atau jadwal sudah ditetapkan untuk menghadiri final pada bulan April –Juni 2021. Untuk dari Indonesia sendiri sudah sejak Februari lalu bahwa ada dua wakil yang berlaga di ajang Asia Pacific Predator League 2020 tersebut yaitu BOOM Esports dan tim Victim Rise. Untuk BOOM Esports mereka akan berlaga di game DOTA 2, sementara untuk tim Victim Rise akan bertanding di game PUBG.

Seiring dengan adanya keputusan penmgunduran waktu maka acara Asia Pacific Predator League diubah. Dari yang semula Asia Pacific Predator League 2020 menjadi Asia Pacific Predator League 2020/2021. Pihak penyelenggara menjanjikan hadiah total sebesar US $ 400 ribu atau sekitar Rp 5 miliar lebih. Sebagai rinciannya, untuk turnamen DOTA 2 akan ada total 12 tim dari Filipina, Singapura, Malaysia, Myanmar, Mongolia, Bangladesh, Vietnam, Sri Lanka, dan Taiwan. Kemudian untuk PUBG ada 16 tim dengan tambahan dari Sementara perwakilan dari Thailand, Jepang, Korea Selatan, Hong Kong, Macau, dan India.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here