Yuki Ishikawa
indoagen

FFSPORTZ.COMYuki Ishikawa – Negeri Sakura, Jepang tidak hanya mengirim pesepak bola top mereka ke kompetisi elite Eropa, namun juga atlet voli mereka. salah satu atlet voli Jepang yang namanya sangat dikenal di kancah voli Eropa adalah Yuki Ishikawa. Pevoli yang tercatat membela Timnas voli jepang di Asian Games 2018 lalu ini telah berkiprah di Italia. Atlet voli kelahiran 11 Desember 1995 di Perfektur Aichi, Jepang tersebut bermain di Liga voli bergengsi Italia bersama klub Volley Latina .

Fakta – fakta menarik seputar pevoli Yuki Ishikawa

Tercatat pada 2017 lalu, Ishikawa kembali memperkuat tim nasional Jepang dalam turnamen Asian Men’s volleyball Championship 2017 yang digelar di Gresik, Indonesia. Dia mampu membawa jepang mengalahkan tim kuat kazakhstan. Selain itu masih ada Fakta – fakta menarik seputar pevoli Yuki Ishikawa. Berikut informasi selengkapnya

  1. Sempat menjadi pemain termuda kedua Timnas Jepang

Yuki Ishikawa telah bergabung dengan tim nasional Jepang pada tahun 2014 yakni ketika usianya 19 tahun. dirinya tercatat pemain muda kedua Timnas Jepang setelah rekan setimnya Taishi Onodera yang lahir pada 1996.

  1. Miliki banyak prestasi dan gelar individu

Semenjak bergabung di Timnas voli Jepang pada 2014 lalu, Ishikawa telah beberapa kali memperoleh penghargaan individual. Menariknya, gelar dan prestasi individual yang dia raih dalam usian belia. Misalnya Asian Youth Championship 2012 (Best Scorer), FIVB World Cup 2015 Polandia (Best Receiver), Piala Dunia Bola Voli 2015 (Best Outside Spiker), Asian Men’s Volleyball 2017 Indonesia ( MVP), Ishikawa memimpin Jepang ke posisi keempat terhormat di Piala Dunia 2019 lalu dan masih banyak lagi gelar lainnya.

  1. Bermain di klub voli Italia

Tepatnya pada 2014, Ishikawa pindah ke Italia untuk membela tim Parmareggio Modena hingga 2015. Sempat kembali ke Jepang untuk membela tim voli Chuo University, pada 2016, dia kembali ke Italia dan membela Top Volley Latina. Klub Ninfa Latina merupakan salah satu peserta kasta tertinggi liga bola voli Italia. Bersama klub tersebut, dia terdaftar sebagai spiker termuda di tim yang bermarkas di Latina, Italia.

  1. Berkarier di luar negeri membantunya persiapan Olimpiade Tokyo

Sebagai pevoli tangguh, pria lulusan Universitas Chuo pada tahun 2018 itu bisa saja memilih Klub voli Jepang dengan sangat mudah. Namun tetapi menurut Gazzetta dello Sport, Ishikawa memilih untuk berkarier di luar negeri, karena dia ingin bersaing dengan yang terbaik di dunia. Berkarier di luar negeri merupakan salah satu persiapan dirinya untuk Olimpiade Tokyo mendatang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here